Pemprov DKI Didesak Tagih Kewajiban Pengembang Serahkan Lahan Fasos Fasum

  • Whatsapp
Pemprov DKI Didesak Tagih Kewajiban Pengembang Serahkan Lahan Fasos Fasum

Monitorindonesia.com – Komisi D DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov DKI menagih kewajian pengembang yang hingga saat ini belum menyerahkan lahan fasos fasum untuk dijadikan ruang terbuka hijau (RTH).

“jadi Pemda harus segera mengejar kewajiban pengembang yang selama ini belum menyerahkan fasos fasum,” kata Ketua Komisi D, Ida Mahmuda di Jakarta, Rabu (26/5/2021).

Menurut Ida, penyerahan lahan dari pengembang itu sebagai cara untuk terus mengotimalkan perluasan RTH di Ibukota. Hal itu, kata Ida sesuai aturan yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

“Telah diatur proporsi RTH pada setiap kota paling sedikit harus memiliki 30% dari luas wilayah kota, sementara kita baru mencapai 9,4%,” ujarnya.

Seperti diketahui, RTH memiliki manfaat untuk sebuah wilayah, RTH memiliki fungsi utama sebagai ‘paru-paru’ kota atau wilayah Tumbuhan dan tanaman hijau dapat menyerap kadar karbondioksida (CO2) untuk mengurangi polusi udara.

Selain itu juga memiliki fungsi lain yaitu RTH bisa berfungsi sebagai ruang pendidikan apabila dijadikan tempat satwa dan tanaman yang bisa dijadikan sarana belajar. Apabila ditata dengan baik, RTH juga bukan saja menjadi lokasi wisata yang strategis, namun juga menghasilkan nilai ekonomi bagi pengelolanya. (Zat)

Pos terkait