Antisipasi Kerumunan, Pemprov DKI Disarankan Buat Aplikasi Belanja

  • Whatsapp
pemprov dki-disarankan-buat-aplikasi-belanja

Monitorindonesia.com – Di tengah Pandemi Covid-19, Pasar tanah Abang menjadi perhatian lantaran ribuan warga berduyun-duyun datang ke lokasi perbelanjaan yang diklaim terbesar se-asia tenggara tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth mengatakan, menyesalkan sikap Pemprov DKI Jakarta yang tidak memikirkan solusi dan inovasi sebelum kepadatan itu terjadi. Padahal kerumunan tersebut bisa menjadi klaster baru penularan Covid-19.

“Pemprov DKI sudah seharusnya memikirkan solusi sebelum bulan ramadhan. Jangan hanya fokus kepada penindakan peraturan semata “ kata Kenneth, di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Dia meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, agar tidak gaptek dalam berinovasi. Caranya dengan membuat inovasi dengan membuat aplikasi online yang terhubung langsung ke seluruh pelaku usaha di Jakarta. Sehingga warga tidak berkerumun di satu i satu lokasi pusat perbelanjaan yang bisa memicu lonjakan kasus Covid-19.

“Buat aplikasi online , sekarang zaman sudah canggih kan nantinya aplikasi itu bisa digunakan oleh semua pelaku usaha di Jakarta. Termasuk pelaku usaha di pasar Tanah Abang. Dari aplikasi tersebut bisa mempromosikan barang dagangannya. Untuk sistem pembayaran bisa menggunakan bisa menggandeng Bank DKI. Kalau masih ada kerumunan berarti tanpa ada terobosan baru dong. Satu setengah tahun Pandemi nggak ada pelajaran yang diambil,” ujar dia.

Seperti diketahui, Pemprov DKI lahan atas budaknya pengunjung pasar Tanah Abang yang yang melebihi kapasitas. Warga yang mengunjungi pusat perbelanjaan tersebut mencapai hingga puluhan ribu orang. (Zat)

Pos terkait