Warga Banyak Tidak Tahu, Pemprov DKI Dinilai Lelet Terbitkan Kepgub SIKM

  • Whatsapp
Pemprov DKI Dinilai Lelet Terbitkan Kepgub SIKM
August Hamonangan

Monitorindonesia.com – Pemprov DKI Jakarta memberlakukan surat izin keluar masuk (SIKM) pada periode larangan Mudik 6-17 Mei 2021. Anies menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) tentang prosedur SIKM dua hari sebelum masa larangan mudik dimulai.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD DKI Jakarta August Hamonangan mengatakan banyak warga yang tidak tahu tentang kewajiban pemudik membawa SIKM. Lantaran penerbitan Kepgub terlalu dekat dengan waktu pelaksanaan sehingga masih minim sosialisasi.

Bacaan Lainnya

“Sayang disayangkan sebab warga banyak yang tidak tahu, akibatnya menyulitkan petugas di lapangan yang harus menghadapi amarah masyarakat yang tidak tahu aturan baru itu,” kata August melalui keterangan tertulis, Jumat (7/5/2021).

August melanjutkan, kebingungan warga terkait apakah SIKM hanya untuk perjalanan awal mudik, untuk masuk Jakarta atau semenjak meninggalkan Ibukota. Dalam pengurusan SIKM pun warga kesulitan sebab harus ada surat keterangan dari sejumlah pihak di wilayah pemohon seperti dari RT, RT dan surat kesehatan.

Untuk itu, dia mendesak Pemprov DKI agar menggencarkan sosialisasi secara masif kepada masyarakat dengn melibatkan berbagai pihak, mulai dari RT, RW, puskesmas yang mengeluarkan keterangan sehat, kantor, hingga Satgas Penanganan Covid-19 setempat.

Sebagai informasi, Prosedur SIKM tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 569 tahun 2021 tentang Prosedur Pemberian Surat Izin Keluar Masuk Wilayah Provinsi DKI Jakarta Selama Masa Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H alias larangan mudik. Adapun warga dapat mengajukan SIKM jika hendak bepergian dengan tujuan mengunjungi keluarga yang sakit atau meninggal atau keperluan persalinan bagi ibu hamil. (Zat)

#Pemprov DKI

Pos terkait