DKI: Penularan Usai Vaksin Masih Terjadi

  • Whatsapp
dinkes-dki-ingatkan-warga
Kadis Kesehatan DKI Widiyastuti.[MI/Drajat]

Monitorindonesia.com – Pemerintah saat ini tengah menggencarkan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Meski demikian, bukan berarti setelah mendapatkan vaksinasi akan bebas dari wabah Covid-19. Angka penularab positif Corona sesudah vaksin masih ada.

Hal itu juga terjadi pada kasus lonjakan Klaster Perkantoran yang saat ini masih menjadi sorotan. Pada kasus tersebut, terjadi pada perkantoran yang sudah mendapatkan vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, penularan virus Corona sesudah vaksin masih terjadi. “Pada kasus konfirmasi positif Covid-19 sesudah divaksin, sebanyak 21 persen merupakan orang tanpa gejala, 73 persen bergejala ringan, dan hanya 6 persen yang membutuhkan perawatan rumah sakit, lalu sembuh,” kata Widyastuti, seperti dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Widyastuti menjelaskan, Ia juga menekankan pentingnya vaksinasi sesuai tahapan yang dijadwalkan Pemerintah karena dapat mencegah kesakitan dan kematian.

“Oleh karena itu, vaksinasi adalah upaya pencegahan yang sangat baik, utamanya mencegah keparahan dan meninggal,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan agar terus terus menjalankan protokol kesehatan, terus menjaga kebersihan dengan menjalankan 5M. Hal itu guna mencegah penularan dan peningkatan angka positif virus Corona

“Penularan masih bisa terjadi walaupun sudah divaksin lengkap. Oleh karena itu, menerapkan prokes penting dilakukan. Mari saling melindungi diri dan orang sekitar kita dengan menjalankan 5M,” terangnya. (Zat)

Pos terkait