Jakarta, MI — Kesempatan menjadi taruna sekolah kedinasan kembali dibuka. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) membuka penerimaan calon Taruna-Taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) 2026.
Pendaftaran resmi dimulai 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB melalui portal SSCASN BKN. Dalam pengumuman Kemenimipas, tersedia 405 formasi pendidikan kedinasan.
Poltekimipas menyelenggarakan pendidikan di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan. Terdapat enam program studi yang dapat dipilih, yakni D-4 Teknik Pemasyarakatan, Manajemen Pemasyarakatan, Bimbingan Kemasyarakatan, Hukum Keimigrasian, Administrasi Keimigrasian, serta Manajemen Teknologi Keimigrasian.
Penerimaan tahun ini menerapkan persyaratan cukup ketat. Peserta harus merupakan WNI lulusan SLTA atau sederajat dengan nilai rata-rata ijazah minimal 70.
Batas usia peserta minimal 17 tahun dan maksimal 23 tahun 0 bulan 0 hari pada awal tanggal pengumuman seleksi.
Persyaratan fisik juga menjadi perhatian. Tinggi badan minimal ditetapkan 168 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, dengan berat badan yang dinilai ideal berdasarkan pemeriksaan tim medis.
Peserta juga harus sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, serta memenuhi berbagai ketentuan kesehatan lainnya. Peserta tidak diperbolehkan menggunakan kacamata atau softlens, buta warna, tuli, bisu, maupun memiliki riwayat patah tulang.
Status perkawinan turut menjadi syarat. Peserta belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
Selain itu, peserta tidak boleh pernah dipidana berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, tidak sedang berstatus sebagai CPNS, PNS, TNI, atau Polri, serta tidak menjadi anggota maupun pengurus partai politik.
Peserta juga harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Kemenimipas juga menegaskan persyaratan integritas calon taruna. Peserta tidak boleh terlibat politik praktis maupun pernah melakukan pelanggaran dalam seleksi CPNS, PPPK, atau sekolah kedinasan.
Calon taruna juga diwajibkan tidak membuat atau menyebarkan berita palsu, fitnah, provokasi, radikalisme, terorisme, judi online, maupun pornografi melalui media sosial atau media lainnya.
Peserta yang mengundurkan diri atau tidak menyelesaikan pendidikan karena alasan tertentu juga harus bersedia mengganti biaya pendidikan sesuai ketentuan.
Formasi Sekolah Kedinasan Capai 4.770
Poltekimipas bukan satu-satunya sekolah kedinasan yang membuka penerimaan tahun ini.
Pemerintah menyiapkan total 4.770 formasi pada sembilan instansi. Rinciannya, IPDN mendapat 1.410 formasi, sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan 891, PKN STAN 1.000, Poltek SSN 50, Polstat STIS 564, Politeknik Pengayoman Indonesia 250, Poltekimipas 375, STMKG 130, dan STIN 100 formasi.
Namun, terdapat perbedaan angka formasi Poltekimipas. Pengumuman Kemenimipas menyebut 405 formasi, sedangkan data kebutuhan sekolah kedinasan Kementerian PANRB mencantumkan 375 formasi.
Karena itu, calon peserta diminta menjadikan pengumuman resmi Kemenimipas dan informasi pada portal SSCASN BKN sebagai acuan utama.
Pendaftaran hanya dibuka sampai 30 Agustus 2026. Calon peserta diminta memastikan seluruh persyaratan dan dokumen terpenuhi sebelum mengakhiri proses pendaftaran.**
