Pendiri Pasar Muamalah Depok Ditetapkan Jadi Tersangka

  • Whatsapp
Pendiri Pasar Muamalah Depok Ditetapkan Jadi Tersangka

Realitarakyat.com – Penyidik Polri resmi menetapkan pendiri pasar Muamalah di Depok, Zaim Saidi sebagai tersangka jual beli atau atau perdagangan dengan menggunakan alat tukar selain rupiah.

Ia disangkakan melanggar Pasal 9 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana dan Pasal 33 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Bacaan Lainnya

“Ancaman hukuman 1 tahun penjara dan denda 200 juta rupiah,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (3/2/2021).

Ramadhan menyebut, Zaim Saidi berperan sebagai inisiator dan penyedia lapak di pasar muamalah. Ia juga menjadi pengelola dan wakala induk tempat menukarkan mata uang rupiah ke dinar ataupun dirham.

“Sekaligus sebagai pengelola dan sebagai wakala induk. Yaitu tempat menukarkan rupiah menjadi alat tukar dinar atau dan dirham yang digunakan sebagai alat tukar jual beli dan perdagangan di pasar muamalah tersebut,” sebutnya.

Polisi menyebut, Pasar Muamalah ini sudah beroperasi sejak 2014. Pasar ini diadakan di lahan milik tersangka.

“Pasar tersebut dilaksanakan dua minggu sekali, yaitu hari Minggu jam 10 sampai jam 12 WIB,” katanya.

“ZS yang merupakan amir amirat nusantara dimana dibentuk oleh tersangka ZS untuk komunitas masyarakat yang ingin berdagang dengan aturan yang mengikuti tradisi pasar di jaman nabi. Seperti adanya pungutan sewa tempat dan transaksi pembayaran jual beli dengan menggunakan transaksi dengan menggunakan dirham dan dinar,” lanjutnya.

Seperti yang diketahui, keberadaan Pasar Muamalah di Jalan Raya Tanah Baru, Beki, Depok, Jawa Barat ramai diperbincangkan netizen media sosial.

Sebab, transaksi jual beli di pasar tersebut bukan menggunakan mata uang rupiah, melainkan dinar dan dirham.[prs]

Pos terkait