Penembakan di Sekolah Tennese: Satu Korban Tewas dan Satu Polisi Terluka

  • Whatsapp
Penembakan di Sekolah Tennese: Satu Korban Tewas dan Satu Polisi Terluka

Tennese, Monitorindonesia.com – Polisi kembali menghadapi tembakan atas laporan seorang pria bersenjata api di salah satu sekolah tinggi di Tennese Senin (12/04/2021) yang menewaskan satu orang korban dan satu anggota kepolisian terluka, tutur pihak berwajib.

Tidak ada korban lainnya dalam kasus penembakan di sekolah East Magnet High School di Knoxville, sebuah kota dengan jarak sekitar 180 mil (290 km) di bagian timur Nashville, jelas polisi.

Polisi telah menahan satu orang pria. Polisi menjelaskan bahwa mereka mendatangi sekolah tersebut sekitar 15.15 sore dan penembakan terjadi ketika mereka mencoba mendekati pria dengan senjata api tersebut.

“Setelah mendekat dengan tersangka baru dilakukan penembakan. Salah satu anggota kepolisian Knoxville tertembak sekali dan dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan terluka dan berharap tidak akan membahayakan nyawanya” kepolisian Knoxville mengunggah di akun sosial media Facebook.

Ditemui di luar rumah sakit, wali kota Knoxville Indya Kincannon mengatakan kepada WATE-TV bahwa dia baru saja menemui anggota kepolisian yang terluka sudah sadarkan diri dan sudah membaik.

Polisi mengunggah peta lokasi sekolah tempat kejadian yang menewaskan satu pria tak jauh dari kebun binatang kota berada di antara perumahan warga.

Setidaknya ada tiga orang siswa dari Austin-East Magnet High School tewas tertembak jauh dari kampus kurang dalam waktu tiga minggu tahun ini, tutur polisi.

Administrasi daerah mengungkapkan bahwa para siswa merasa fakultas seni merupakan wilayah paling aman menurut kisah dalam berita Sentinel Knoxville.

“Ini merupakan kasus penembakan yang harusnya tidak terjadi melibatkan kelompok Austin East tahun ini dan kita harus memastikan langkah dan usaha yang harus kita lakukan untuk mencegah tragedy seperti ini terjadi lagi,” tutur McKenzi, Perwakilan daerah pada saat mendatangi sekolah.

Biro investigasi Tennese mengatakan bahwa mereka mengirimkan agen untuk bertugas menjaga keamanan sekolah.[Yohana RJ]

Sumber : VOA

Pos terkait