Pengacara Minta Sidang Rizieq Tatap Muka

  • Whatsapp
Divonis 8 Bulan, Rizieq Shihab Ajukan Banding
Habib Rizieq Shihab.[ist]

Monitorindonesia.com – Pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mengtaaan, pemaksaan sidang online di saat terdakwa lain disidangkan secara offline dinilai merupakan bentuk kriminalisasi. Sehingga, tim pengacara tetap meminta sidang tatap muka kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

“Kami tetap minta sidang tatap muka. Benny Tjokro, Djoko Chandra, Napoleon, mereka bisa terbuka kenapa HRS tidak?” ujar Sugito, Sabtu (20/3/2021).

Bacaan Lainnya

Dia menuturkan, dalam hukum acara yang tertuang dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Pasal 152 ayat 2, secara tegas disebutkan, “Hakim dalam menetapkan hari sidang sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) memerintahkan kepada penuntut umum supaya memanggil terdakwa dan saksi untuk datang di sidang pengadilan.”

“Ini sidang apa dagelan? Apa dasar hukum acara yang lebih tinggi daripada Hukum Acara Pidana? Pemaksaan sidang secara online di saat banyak terdakwa lain disidangkan secara offline jelas merupakan kriminalisasi terhadap Habib Rizieq,” ungkapnya.

Sidang offline juga memudahkan interaksi antara terdakwa dengan penasihat hukum, jaksa penuntut umum dan majelis hakim. Menurutnya, surat edaran Mahkamah Agung menyebutkan boleh sidang online, bukan suatu kewajiban.

“Tentunya sidang online kalau pihak-pihak yang terkait bersedia, tapi kalau keberatan? Harusnya tetap offline dengan memenuhi standart protokol kesehatan,” katanya.

Dalam dua kali persidangan terdakwa Rizieq Shihab pekan ini, kuasa hukum menolak mengikuti persidangan perkara nomor 221/Pid.B/2021/PN.Jkt. Walaupun pada akhirnya persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Timur tetap berjalan Jumat (19/3/2021).[odr]

Pos terkait