Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Menolak Gugatan PT Ayers

  • Whatsapp
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Menolak Gugatan PT Ayers

Monitorindonesia.comPengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak gugatan PT Ayers Asset Management terhadap PT Dana Agung Nusantara selaku penyelenggara financial technology (fintech) terkait kasus pinjaman senilai Rp 1,5 miliar,  Senin, 12/4/ 2021.

“Menolak gugatan PKPU pemohon terhadap termohon dan membebankan biaya perkara pada pemohon PKPU,” kata Ketua Majelis Hakim Bambang Nurcahyono saat membaca putusan perkara.

Dalam sidang putusan, pihak pemohon dan termohon diwakili kuasa hukumnya masing-masing.

Kuasa hukum PT Dana Agung Nusantara (Racmad Ecko) beranggapan kliennya adalah penyelenggara pinjaman sehingga tidak bisa digugat untuk membayar pinjaman yang gagal bayar.

“Pemohon adalah pemberi pinjaman dan termohon adalah penyelenggara. Unsur kreditur dan debitur tidak terpenuhi sehingga gugatan harus ditolak,” tegas Rachmad.

Rachmad menjelaskan kasus berawal dari pinjaman yang disalurkan PT Ayers Asset Management terhadap sejumlah perusahan peminjam antara lain PT Cahaya Gemerlap Anugerah Abadi dan PT Lima Solusi Raya senilai total Rp 1,5 miliar. Pinjam meminjam ini dilakukan melalui jasa PT Dana Agung Nusantara selaku penyelenggara pinjaman (fintech) yang menjadi kliennya.

“Klien kami itu hanyalah pemilik platform fintech, bukan sebagai peminjam. Dalam gugatan ini klien kami dipaksakan sebagai peminjam, tentu tidak bisa,” tandas Rachmad Ecko.

Rachmad Ecko mengaku kliennya sudah bertanggung jawab sepenuhnya dengan ikut menagih terhadap pinjaman yang gagal bayar tersebut. Bahkan kliennya sudah melaporkan sang penerima pinjaman yang gagal bayar kepada Polda Metrojaya.

Sementara itu kuasa hukum pemohon gugatan, Allen Hagai Nababan mengaku menghargai putusan Majelis Hakim. Namun ia menegaskan gugatan kliennya memiliki alasan yang kuat.

“Dana tidak disalurkan langsung kepada penerima pinjaman melainkan melalui penyelenggara pinjaman,” kata Allen Hagai Nababan, Kuasa Hukum PT PT Ayers Asset Management selaku pemohon gugatan PKPU terhadap PT PT Dana Agung Nusantara.

Menurutnya penyelenggara pinjaman harus bertanggung jawab karena dana yang dipinjamkan/disalurkan melalui penyelenggara pinjaman.

Pos terkait