Pengemudi Mobil Mewah Jalur Transjakarta Hanya Dihukum Denda Tilang

  • Whatsapp
Pengemudi Mobil Mewah Jalur Transjakarta Hanya Dihukum Denda Tilang

Monitorindonesia.com – Polisi tidak menahan pengemudi mobil Porsche Boxter B 2204 MA yang menerobos jalur Transjakarta di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Alasannya, pelanggaran yang dilakukan termasuk ringan dan hanya dikenakan sanksi denda.

“Pelaku pelanggaran di jalur Transjakarta, pengemudi Porsche dikenakan denda Rp 500 ribu atau dijerat  Pasal 287 ayat 2 Tahun 2009 UULAJ,” kata Direktur Lalu Lintas PMJ Kombes Sambodo di kantor Subdit Penegakan Hukum Ditlantas PMJ, Senin (26/4/2021).

Pasal itu mengatur bahwa setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling sedikit Rp 500 ribu.

Pelaku merupakan mahasiswi berinisial AS, usia 27 tahun kelahiran tahun 1994.

Dipaparkan Sambodo, pengemudi tersebut bukan pemilik dari mobil sport itu.

“Setelah dilakukan pendalaman, diketahui bahwa pengemudi adalah anak perempuan dari pemilik mobil,” lanjutnya.

Sambodo yang didampingi Kabid Humas Kombes Yusri Yunus menjelaskan, pengemudi telah membayar tilang tersebut.

AS juga diminta untuk membuat dan menandatangani surat pernyataan bermaterai yang berisi untuk tidak mengulangi pelanggaran tersebut.

“Kemudian yang bersangkutan kita minta membuat surat pernyataan untuk tidak melakukannya lagi perbuatannya,” ucap Sambodo.

Kronologis penangkapan, setelah viral Dirlantas membentuk dua tim, satu tim penyelidik di TKP dan tim penyelidik di data base. Nomor polisi pelaku terungkap melalui cctv dan ETLE dari berbagai sisi, mengingat divideo yang viral tidak terekam.

Setelah hasil penyelidikan dua tim tersebut, diketahui pemilik berdomisili di Jakarta Selatan.

Pihak pemilik dan pengendara mobil sempat kurang kooperatif kepada polisi.

Hal itu terjadi saat polisi mendatangi rumah tersebut dan menginterogasi di sana, Sabtu (24/4/2021).

“Setelah mengidentifikasi melalui nomor kendaraan, polisi mendatangi si pemilik di Jakarta Selatan. Ada sedikit kendala saat ini karena tak kooperatif dari pihak pemilik kendaraan,” ujar Kabid Humas Yusri Yunus.

Dia memaparkan, mobil tersebut milik orangtua yang dibebaskan untuk digunakan ke anak-anaknya.

Karena banyak yang menggunakan, alhasil tidak ada satu orang pun yang sempat mengakui siapa yang mengendarai mobil mewah itu.

“Anak-anaknya dibebaskan menggunakan kendaraan tersebut. Sehingga, pada saat tim datang ke sana, awalnya tidak mengakui yang mengemudikan,” kata Yusri.

“Tapi setelah pendalaman, kita amankan kendaraan dan anaknya, setelah itu di kantor Polda Metro Jaya, dia (pemilik mobil) mengakui bahwa salah satu anaknya yang mengemudikan,” sambungnya.

Adapun peristiwa ini terjadi pada Minggu (18/4/2021) sekitar pukul 14.57 WIB. (DIR)

Pos terkait