Penyuap Mantan Mensos Hanya Dituntut 4 Tahun Penjara, Sakiti Hati Publik

  • Whatsapp
Ini Daftar 60 Perusahaan Penyuap Mantan Mensos Juliari Batubara
Mantan Mensos Juliari Batubara.[ist]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya menuntut hukuman 4 tahun pidana penjara terhadap konsultan hukum Harry Van Sidabukke dan Direktur PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja. Keduanya didakwa memberikan suap kepada mantan Mensos Juliari P. Batubara atas kasus penunjukkan vendor pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Rendahnya tuntutan tersebut membuat Indonesia Corruption Watch (ICW) bereaksi. Tuntutan 4 tahun pidana penjara terhadap dua terdakwa pemberi suap kepada mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dinilai melukai hati masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Tuntutan yang dijatuhkan kepada Ardian dan Sidabukke jelas sangat rendah dan menciderai hati masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Jabodebatek yang Bansos-nya dijadikan bancakan oleh komplotan Juliari,” kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/4/2021).

Kurnia menilai rendahnya tuntutan jaksa kepada dua penyuap Juliari lantaran adanya masalah mendasar yakni ketentuan di UU Tipikor. Dalam UU Tipikor pasal (5) hanya memungkinkan pemberi suap dijatuhi pidana maksimal lima tahun penjara.

Padahal, kata Kurnia, dalam keadaan tertentu, seperti Harry Sidabukke dan Ardian Iskandar M, mereka sangat layak dijatuhi hukuman maksimal atau setidaknya di atas 10 tahun penjara.

“Namun, di luar problematika regulasi, semestinya tuntutan penuntut umum dapat menjangkau pidana penjara maksimal pada Pasal 5 yakni lima tahun penjara. Selain itu, pengenaan denda juga tidak maksimal. Harusnya, dua pelaku suap itu dikenakan tuntutan denda sebesar Rp 250 juta, bukan cuma Rp 100 juta,” kata Kurnia.

Sementara Jaksa Penuntut KPK menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap Harry Van Sidabukke. Sementara Ardian Iskandar M dituntut hukuman 4 tahun penjara dan denda senilai Rp100 juta.

Jaksa meyakini Ardian terbukti memberian suap sebesar Rp 1,95 miliar kepada Juliari serta Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono. Suap itu diberikan Ardian lantaran perusahaannya ditunjuk sebagai vendor bansos sembako dalam rangka penanganan Covid-19 tahap 9, tahap 10, tahap komunitas dan tahap 12 sebanyak 115.000 paket.[man]

Pos terkait