Periode Larangan Mudik, Wagub DKI : Hanya Terminal Kalideres dan Pulo Gebang yang Buka

  • Whatsapp
dki-lansia-dan-anak-anak-dilarang-keluar-rumah
Wagub DKI Jakarta Ariza. [Ist]

Monitorindonesia.com – Pemprov DKI Jakarta hanya mengoperasikan dua terminal di Ibukota di masa larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Selain terminal Kalideres dan Pulo Gebang, akan ditutup untuk sementara waktu.

“Mengoperasikan terminal terpadu Pulogebang dan terminal Kalideres ke jalanan yang dikecualikan pada masa larangan mudik, yang lainnya kita tutup,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Senin (3/5/2021).

Bacaan Lainnya

Selain itu untuk mencegah mudik, kata Riza, Pemprov DKI juga akan menggencarkan razia angkutan umum yang membandel tetap mengangkut penumpang.

“Melakukan penertiban angkutan di jalan bersama juga TNI Polri,” ucap Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu.

Riza melanjutkan pihaknya juga sudah menyiapkan 7 cek point ruas jalan non tol di kawasan yang berbatasan langsung dengan wilayah Tangerang, Bekasi dan Depok.

Nanti cek ponit tersebut dijaga dari unsur pemerintahan baik (Dishub, Satpol PP), TNI dan aparat kepolisian.

Mulai dari Kalideres, Jakarta Barat; Joglo, Jakarta Barat; Pondok Kelapa, Jakarta Timur; Panasonic, Jakarta Tinur; dan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur.

Kemudian Pasar Jumat, Jakarta Selatan; serta Budi Luhur, Jakarta Selatan.

“Lalu simpul-simpul transportasinya yaitu terminal pulogebang, terminal Kalideres, stasiun kereta api Gambir, pintu keluar masuk pelabuhan tanjung priuk, pintu keluar-masuk bandara halim perdanakusuma,” pungkasnya.

Adapun masa pengetatan mudik lebaran sudah berlangsung pada tanggal 22 April sampai 5 Mei 2021, lalu masa peniadaan larangan mudik lebaran akan berlaku pada 6 sampai 17 Mei 2021.

“Kemungknan masa pengetatan pascamudik 18 mei sampai 20 mei,” pungkasnya. (Zat)

Pos terkait