BREAKINGNEWS

Di hadapan Komisi VI, Erick Thohir Sebut Dua Dapen BUMN Bermasalah

Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI Jakarta, Senin (4/12) melaprokan dua Dapen bermasalah (Foto: MI/Dhanis)
Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI Jakarta, Senin (4/12) melaprokan dua Dapen bermasalah (Foto: MI/Dhanis)
Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI Jakarta, Senin (4/12) melaprokan dua Dapen bermasalah (Foto: MI/Dhanis)
Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI Jakarta, Senin (4/12) melaprokan dua Dapen bermasalah (Foto: MI/Dhanis)
Dua dapen itu akan dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam waktu dekat ini (Foto: MI/Dhanis)
Dua dapen itu akan dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam waktu dekat ini (Foto: MI/Dhanis)
Erick berharap dengan langkah-langkah tersebut, dapen BUMN akan sehat ke depannya (Foto: MI/Dhanis)
Erick berharap dengan langkah-langkah tersebut, dapen BUMN akan sehat ke depannya (Foto: MI/Dhanis)

Jakarta, MI - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ercik Thohir menyebut dua dana densiun (Dapen) terindikasi bermasalah. Dapen yang belum ia sebutkan secara detail itu, akan dilaporkannya ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

 Hal ini ia ungkapkan dalam rapat kerja dengan Komisi VI  DPR RI, Jakarta, Senin (4/12).

"Kita sudah ada paparan di Kejaksaan Agung, sudah ada indikasi BPKP dan kerja sama Kejaksaan Agung. Penyalahgunaan memang ini harus kita tertibkan di dana pensiun, dan ini terus kita jalankan, rencana di bulan Desember ini ada dua lagi yang kita akan laporkan ke Kejaksaan Agung". (Wan/DI)

Albani Wijaya

Penulis

Berita Terkini