BREAKINGNEWS

Perkuat Digitalisasi hingga ke Pelosok, Senjata Ampuh Tekan Ketimpangan Pendidikan

Dialektika Demokrasi ‘Perkuat Digitalisasi hingga ke Pelosok, Senjata Ampuh Tekan Ketimpangan Pendidikan' (Foto: Dok MI/Jiani)
Dialektika Demokrasi ‘Perkuat Digitalisasi hingga ke Pelosok, Senjata Ampuh Tekan Ketimpangan Pendidikan' (Foto: Dok MI/Jiani)
Dialektika Demokrasi ‘Perkuat Digitalisasi hingga ke Pelosok, Senjata Ampuh Tekan Ketimpangan Pendidikan' (Foto: Dok MI/Jiani)
Dialektika Demokrasi ‘Perkuat Digitalisasi hingga ke Pelosok, Senjata Ampuh Tekan Ketimpangan Pendidikan' (Foto: Dok MI/Jiani)
Pengamat Pendidikan, Darmaningtyas (Foto: Dok MI/Jiani)
Pengamat Pendidikan, Darmaningtyas (Foto: Dok MI/Jiani)
Pengamat Pendidikan, Darmaningtyas dan Direktur Rumah Literasi 45, Andreas (Foto: Dok MI/Jiani)
Pengamat Pendidikan, Darmaningtyas dan Direktur Rumah Literasi 45, Andreas (Foto: Dok MI/Jiani)
Direktur Rumah Literasi 45, Andreas (Foto: Dok MI/Jiani)
Direktur Rumah Literasi 45, Andreas (Foto: Dok MI/Jiani)

Jakarta, MI - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar Dialektika Demokrasi dengan tema: ‘Perkuat Digitalisasi hingga ke Pelosok, Senjata Ampuh Tekan Ketimpangan Pendidikan’ dengan menghadirkan Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani (Virtual), Pengamat Pendidikan Darmaningtyas dan Direktur Rumah Literasi 45 Andreas di Ruang PPIP Gedung Nusantara I DPR RI Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Komisi X DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan digitalisasi pendidikan nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 2 Mei 2025. Program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkecil ketimpangan akses pendidikan, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Adelio Pratama

Penulis

Berita Terkini