Pilot Pesawat Trigana Air Tergelincir Dilarang Terbang

  • Whatsapp
Pilot Pesawat Trigana Air Tergelincir Dilarang Terbang
Pesawat kargo Trigana Air PSK YSF rute Bandara Halim Perdana Kusuma-Makassar tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (20/3/2021) [ist]

Monitorindonesia.com – Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemhub, Dadun Kohar mengatakan, pihaknya telah menjatuhkan tindakan pencegahan terbang kepada pilot setelah terjadinya insiden yang menimpa Batik Air di Bandara Sultan Thaha Jambi dan Trigana Air Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada Maret 2021.

“Sesuai dengan pasal 4 PM 46 Tahun 2015, bagi penerbang yang mengalami insiden pada penerbangan akan dilakukan tindakan pencegahan terbang, untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan selama 90 hari terhitung dari hari terjadinya insiden,” jelas Dadun Kohar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/4/2021).

Dadun mengatakan, pencegahan terbang ini dapat dicabut setelah penerbang melakukan medical check di Balai Kesehatan Penerbangan dan selesai mengikuti recovery training program after incident yang diawasi oleh Inspektur Operasi Pesawat Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

“Kami akan cabut preventive grounding-nya jika penerbang yang bersangkutan telah dinyatakan sehat setelah melaksanakan pemeriksaan di Balai Kesehatan Penerbangan,” katanya.

Namun apabila dari hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran maka dapat dikenakan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan pada PM 78 Tahun 2017 atau pemeriksaan lanjutan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Selanjutnya, Dadun Kohar mengimbau agar operator penerbangan memastikan kondisi kesehatan kru pesawat yang akan bertugas. Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan transportasi udara.[man]

Pos terkait