PKS Dukung Uji Coba Sekolah Tatap Muka Diteruskan

  • Whatsapp
PKS Dukung Uji Coba Sekolah Tatap Muka Diteruskan

Jakarta, Monitorindonesia.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Solikhah meminta orang tua tidak khawatir pada kesehatan anaknya selama mengikuti uji coba sekolah tatap muka selama dua pekan.

“Kalau ada yang khawatir atau tidak setuju itu biasa. Tapi pemerintah DKI sudah berusaha membuat sebuah kajian sebelum pembukaan uji coba sekolah tatap muka,” kata Solikhah saat dihubungi, Sabtu (24/4/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut politisi perempuan dari PKS itu, agar penerapan sekolah tatap muka aman dari penularan Covid-19, juga mengikuti aturan penanganan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah, seperti pembatasan jumlah siswa yang hadir hanya 50 persen, kegiatan belajar mengajar di sekolah dilakukan selang seling harinya serta harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Selain itu ada rekomendasi dari tim dokter anak yang memutuskan bahwa siswa yang diperbolehkan mengikuti kegiatan di sekolah mulai dari murid kelas 4 SD hingga SMA,” beber dia.

Solikhah menerangkan, sudah waktunya untuk memikirkan dibukanya kembali sekolah sexara normal. Karena itu kebijakan uji coba sekolah tatap muka akan melalui tahapan evaluasi untuk melihat apakah ada kekurangan-kekurangan atau hambatan. “Mudah-mudahan berjalan lancar. Uji coba sekolah tatap muka untuk memenuhi keinginan sebagian besar masyarakat terkait kembali dibukanya sekolah secara normal seperti sebelumnya. Ditambah melihat perkembangan situasi penyebaran Covid-19 di DKI bisa dikatakan sedang menurun atau mudah-mudahan melandai,” ucap dia.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan uji coba pembelajaran tatap muka akan terus berjalan. Hal ini dimaksudkan untuk merancang standar dan prosedur serta menyusun strategi kebijakan di sektor pendidikan yang terdampak pandemi Covid-19.
“Jadi piloting jalan terus, karena fungsi piloting ini untuk mendapatkan feedback tentang SOP di sekolah, tentang perilaku anak-anak yang belajar, juga gurunya, orang tuanya sehingga kita punya informasi yang lebih baik untuk menyusun tata kelola sekolah di masa pandemi,” ucap Anies di Balai Kota, Kamis (22/4/2021) lalu. (Zat)

Pos terkait