PM Inggris: Pangeran Philip Berikan Kasih Sayang Berbagai Generasi di Inggris Raya

  • Whatsapp
PM Inggris: Pangeran Philip Berikan Kasih Sayang Berbagai Generasi di Inggris Raya

Monitorindonesia.comIstana Buckingham mengumumkan bahwa Pangeran Philip, Suami dari Ratu Elizabet II telah tutup usia di umur 99 Tahun.

Dalam pernyataan singkat di siang hari, Istana mengumumkan: “Yang Mulia telah menghembuskan nafas terakhir tadi pagi di Istana Windsor.”

Bacaan Lainnya

Adipati Edinburgh tersebut yang melayani permaisuri dalam sejarah Inggris telah kembali ke istana Windsor pada 16 Maret 2021 setelah menerima perawatan di rumah sakit selama sebulan.

Boris Johnson berkata bahwa sang pangeran telah menginspirasi banyak anak-anak muda selama hidupnya. Justin Welby, seorang Uskup Agung di Canterbury berkata bahwa sang Adipati selalu mengutamakan kepentingan orang lain terlebih dahulu dan melalui perbuatannya menunjukkan contoh yang baik dalam pelayanan Kristen.

Istana menambahkan bahwa keluarga kerajaan bersama dengan masyarakat dunia sedang berduka atas kepergian Pangeran Philip.

Ditemui di Downing Street, Perdana Menteri mengungkapkan rasa kesedihan yang sangat luar biasa setelah mengetahui berita kepulangan Pangeran Philip. “Pangeran Philip telah memberikan kasih sayang kepada berbagai generasi di Inggris Raya, di seluruh Commonwealth dan seluruh dunia,” tuturnya.

Bendera di Istana Buckingham telah dipasang setengah tiang dan pemberitahuan telah dipos di gerbang berikut dengan pengumuman tentang berpulangnya Pangeran Philip.

Masyarakat umum juga meletakkan bunga di luar istana sementara itu kerumunan mulai berkumpul di Istana Windsor.

Koresponden BBC untuk keluarga kerajaan, Nicholas Witchell berkata bahwa ini adalah saat berduka nasional dan momen paling berduka secara khusus bagi Sang Ratu atas kehilangan suaminya dengan umur yang lebih lama dari kebayakan orang bisa bayangkan.
Dia mengatakan bahwa Pangeran Philip telah memberikan kontribusi besar atas kesuksesan kepemimpinan Ratu Elizabeth II, dia menggambarkan Pangeran Philip sebagai orang yang benar – benar setia dengan keyakinannya yang berperan penting untuk melengkapi dan mendukung Sang Ratu dalam melakukan tugasnya.

“Kekuatan hubungan pernikahan mereka sangat berperan dalam keberhasilan pemerintahan Sang Ratu” dia menambahkan.

Pangeran Philip menikahi Ratu Elizabeth pada tahun 1947 sekitar lima tahun sebelum dinobatkan sebagai Ratu. Pada bulan Maret, Sang Adipatai meninggalkan rumah sakit King Edward VII di Pusat London setelah dirawat selama sebulan.[Yohana RJ]

Sumber : BBC

Pos terkait