Polda Metro Tangkap Pelaku Pencurian Sertifikat Tanah Ibu Dino Patti Djalal

  • Whatsapp
Polda Metro Tangkap Pelaku Pencurian Sertifikat Tanah Ibu Dino Patti Djalal
Jakarta, Monitorindonesia.com – Kasubdit Harta Benda Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Dwiasi Wiyatputera mengungkapkan kasus pencurian sertifikat tanah milik ibu penasehat Kemenparekraf, Dino Patti Djalal. Dikatakan bahwa pelaku yakni Aenold Siahaya, Dedi Rusmanto dan Ferry merupakan komplotan mafia sertifikat tanah.
“Saat ini (para pelaku) sudah menjalani putusan pidana terkait mafia properti yang diungkap oleh Subdit II Harta Benda Dit Reskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2019,” kata Dwiasi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/2/2021).
Menurut Dwiasi, pihaknya juga turut mengamankan tersangka Tofan pada 12 November 2020 lalu. Dia merupakan orang kepercayaan yang menjaga rumah milik ibu Dino Patti Djalal, yakni Zurni Hasyim Djalal.
“Tofan orang kepercayaan yang menjaga rumah dari saudari Zurni Hasyim Djalal saat ini masih proses penelitian kelengkapan berkas oleh Kejaksaan,” ungkap Dwiasih.
Dwiasi menambahkan, kasus perampasan dan penipuan sertifikat rumah milik ibu Dino Patti Djalal terungkap ketika kuasa hukum dari seseorang bernama Fredy Kusnadi mendatangi rumah sepupu Dino Patti Djalal, Yurmisnawita pada Januari 2021. Ketika itu, kuasa hukum Fredy Kusnadi menemui sepupu Dino Patti Djalal untuk memproses balik nama Sertifikat Hak Milik Rumah No. 8516/Cilandak Barat milik pelapor menjadi miliki Fredy Kusnadi.
“Padahal Yurmisnawita tidak pernah menjual rumah tersebut. Pelapor kemudian meminta tolong sepupunya, yakni Dino Patti Djalal untuk mengecek ke sertifikat ke kantor BPN Jakarta Selatan,” jelasnya.
Berdasar hasil pemeriksaan diketahui bahwa pada tahun 2019 rumah milik ibu Dino Patti Djalal memang sempat akan dijual kepada orang yang mengaku bernama Lina. Saat itu, Lina menghubungi Yurmisnawita dengan membawa calon pembeli bernama Fredy Kusnadi.
Lanjut Dwiasi, Lina memaksa Yurmisnawita untuk menerima penawaran pembelian rumah. Namun Yurmisnawita menolaknya karena dia tidak mau menjual rumah tanpa ada persetujuan dari pemilik asli rumah tersebut, yakni ibu Dino Patti Djalal, Zurni Hasyim Djalal.
“Dari hasil penyelidikan, didapatkan bahwa benar Zurni Hasyim Djalal adalah pemilik tanah dan bangunan berupa rumah di Cilandak Barat berdasarkan SHM No. 8516 atas nama Yurmisnawita. Benar juga bahwa sertifikat tanah tersebut telah balik nama atas nama Fredy Kusnadi dari hasil pengecekan ke BPN. Karena pelapor maupun pemilik sertifikat asli tidak tahu kalau surat tersebut dipalsukan, maka penyelidikan akan terus dilanjutkan,” jelas Dwiasi.
“Sudah empat saksi yang diambil keterangan dan dikordinasikan dengan BPN,” katanya.[MI-ery]

Pos terkait