Basarah Ajak Tokoh Politik Kompak Hadapi Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Basarah Ajak Tokoh Politik Kompak Hadapi Pandemi Covid-19
Wakil Ketua MPR RI dari F-PDIP, Ahmad Basarah [Foto-Ist]

Monitorindonesia.com – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengajak semua lapisan masyarakat, terutama dari kalangan tokoh dan aktor politik dari berbagai latar belakang untuk menahan diri serta tidak memanfaatkan situasi pandemi ini untuk tujuan politik pribadi dan kelompoknya. Dia mengimbau agar seluruh elemen bangsa mendukung kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang masa berlakunya diperpanjang hingga 25 Juli 2021.

‘’Spirit berqurban Hari Raya Idul Adha kemarin hendaknya  dijadikan momentum serta daya dorong spiritualitas dan kebangsaan bahwa sikap berqurban yang salah satunya dapat diwujudkan dalam sikap  membunuh ego dan kepentingan politik pribadi dan kelompoknya demi kepentingan masyarakat dan bangsa yang lebih besar,’’ jelas Ahmad Basarah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI ini, demokrasi memang mengakomodasi perbedaan pendapat dan sikap kritis dalam berpolitik. Namun, saat bangsa menghadapi musuh bersama dalam bentuk siluman virus tak terlihat ini, Basarah meminta setiap tokoh dan aktor politik, apapun latar belakangnya agar menunjukkan sikap kenegarawan dengan menjaga  kekompakan untuk mencari solusi bersama mengatasi pandemi ketimbang melakukan kapitalisasi politik untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya. 

‘’Mestinya kita dapat mengambil hal baik dari praktek politik di negara New Zealand yang  juga terdapat kekuatan oposisi baik dari unsur masyarakat maupun di partai politik. Tapi, begitu menghadapi pandemi Covid-19, baik pemerintah maupun kekuatan dan partai oposisi sama-sama kompak mencari solusi bersama. Mereka tidak saling menyalahkan apalagi menyerang pemerintah, tapi saling memberi masukan dengan sikap kenegarawanan mereka. Mengapa kita tidak meniru hal baik dari mereka,’’ jelasnya. 

Ajakan Ketua DPP PDI Perjuangan ini tidak hanya ditujukan kepada para elite politik di luar pemerintahan, tapi juga kepada mereka yang terlibat dalam pemerintahan baik di pusat maupun daerah agar lebih kompak dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahannya. Akan ironis jika orang-orang di dalam pemerintahan tidak kompak mengatasi pandemi Covid-19 termasuk dalam penyampaian komunikasi publik mereka.

‘’Pemerintah daerah juga hendaknya kompak menaati kebijakan pemerintah pusat, mulai dari konsisten menerapkan PPKM sampai melakukan sosialisasi vaksinasi dan distribusi bantuan sosial pemerintah. Kebijakan pemerintah pusat tidak akan efektif jika kebijakan mereka tidak diindahkan atau tidak dikerjakan oleh aparatur di bawahnya hingga tingkat daerah dan itu berbahaya bagi keselamatan rakyat dan ketahanan negara,’’ tegas Ahmad Basarah. 

Untuk itu, Sekretaris Dewan Penasihat PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi)  ini meminta aparat pemerintah di daerah dan para elite masyarakatnya untuk menenangkan dan mengarahkan masyarakat agar patuh dan disiplin saat PPKM berlangsung. 

Pos terkait