Dapat Rekomendasi NasDem dan PAN, Calon Wali Kota Tidore Syamsul Rizal Ucapkan Terima Kasih

Reina Laura
Reina Laura
Diperbarui 3 Juli 2024 12:30 WIB
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Syamsul Rizal dan Adam Dano menerima surat rekomendasi dari Partai Nasdem (Foto: Ist)
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Syamsul Rizal dan Adam Dano menerima surat rekomendasi dari Partai Nasdem (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Setelah menerima rekomendasi dari Partai NasDem dan PAN, pada Selasa (2/7/2024), calon Wali Kota Tidore Syamsul Rizal, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua partai tersebut. 

“Saya merasa terhormat atas kepercayaan dan amanah besar yang diberikan kepada kami, pasangan calon walikota dan wakil walikota Tidore, SAMADA,” kata Syamsul Rizal melalui rilis tertulisnya kepada Monitorindonesia.com, Rabu (3/7/2024).

Dalam sambutannya, Syamsul Rizal juga tidak lupa mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh warga Kota Tidore Kepulauan. 

“Dukungan dan doa dari masyarakat Tidore adalah sumber semangat kami,” ujarnya, sambil menambahkan bahwa ia dan Adam Dano akan berupaya keras untuk memenuhi harapan warga.

Mengenai langkah selanjutnya setelah menerima rekomendasi dari kedua partai tersebut, Syamsul Rizal mengungkapkan bahwa ia akan terus berupaya mendapatkan rekomendasi, dari beberapa partai lain. 

“Kami akan fokus memotivasi tim SAMADA untuk memperkuat konsolidasi di daerah Kota Tidore dan Oba,” jelasnya.

Syamsul Rizal, yang akrab disapa MSR, menekankan antusiasme masyarakat Kota Tidore dalam menyambut perubahan ke depan. 

“Antusiasme ini adalah sebuah keniscayaan. Kami berkomitmen untuk fokus pada pembangunan infrastruktur dan perekonomian di Oba, sementara Kota Tidore akan diformat ulang menjadi kota pendidikan, budaya, dan peradaban,” paparnya.

Ketika ditanya tentang strategi SAMADA, dalam menghadapi calon walikota dan wakil walikota dari MASI AMAN, Syamsul Rizal menegaskan bahwa semua kandidat adalah putra terbaik Kota Tidore. 

“Persaingan ini adalah persaingan konsep dan gagasan untuk memajukan serta mengejar ketertinggalan pembangunan Kota Tidore Kepulauan, terutama di Oba, yang akan menjadi ibu kota Provinsi Maluku Utara di masa depan,” ungkapnya.

Syamsul Rizal, yang dikenal cerdas, supel, dan bersahabat, juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu saling klaim partai. 

“Partai adalah alat politik dan semua calon kepala daerah harus melakukan lobi-lobi partai di pusat setelah mendaftar di daerah,” tegasnya. 

Ia juga mengingatkan agar tidak mengeluarkan narasi provokatif, fitnah, atau hinaan yang dapat meresahkan publik.

“Sebagai calon kepala daerah, kita harus memberikan keteladanan yang baik sehingga menjadi inspirasi bagi generasi mendatang,” tutup Syamsul Rizal dengan penuh keyakinan. (RD)