Jakarta, MI - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebutkan, meskipun pertumbuhan ekonomi di Aceh membaik, tapi tingkat kemiskinan masih dibawah diantara provinsi yang ada di Sumatera.
Demikian dikatakan oleh Tito Karnavian dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Mendagri di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2026).
"Laju pertumbuhan ekonomi di Aceh bagus dan teratas di Sumatera, diatas pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun terjadi penurunan angka kemiskinan tapi tetap diatas angka kemiskinan nasional dan Sumatera," kata Tito.
Ia menambahkan, di Aceh juga terjadi penurunan angka pengangguran. Namun angka penurunan pengangguran itu masih diatas angka pengangguran nasional dan angka pengangguran di Sumatera, yakni 4,47 persen.
"Indek Pembangunan Manusia (IPM) makin membaik, hampir paralel dengan tingkat nasional dan diatas Sumatera," ujarnya
Pada kesempatan itu juga, ia membeberkan alokasi Dana Otonomi Khusus sejak 2008-2025.
"Dana Otsus di Aceh selama 20 tahun digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, pendidikan kesehatan, sosial. Totalnya sejak 2008-2025 sebesar Ro108,7 triliun. Realisasinya Rp 89,5 triliun atau 85,89 persen, sisanya Rp14,6 triliun," ungkap Tito.

