Komisi V DPR Usul Pasang CCTV Yang Terhubung Dengan Ruang Masinis

Jakarta, MI - Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko mengusulkan agar di setiap perlintasan dan stasiun kereta api dipasang CCTV dan terhubung dengan ruang kabin masinis. Dengan demikian, masinis bisa mengetahui apa yang ada di depan dari jarak 1000-2000 meter.
Demikian dikatakan oleh Sudjatmiko terkait tragedi kecelakaan KRL Commuter Line dengan kereta api Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur dua hari lalu.
"Sistem persinyalan ini harus benar-benar diperhatikan. Ada persinyalan yang sekarang sudah berjalan, tapi ada juga yang seharusnya masinis itu mengetahui 1000-2000 meter di depan harus tahu. Mungkin salah satunya dipasang CCTV di stasiun dan di perlintasan, jadi masinis mengetahui. Sama seperti CCTV di rumah, kita bisa tahu dari HP kita. Jadi di kabin masinis ituf ada CCTV sehingga bisa mengetahui apa yang ada didepannya," kata Sudjatmiko kepada monitorindonesia.com, Rabu (29/4/2026)
Politisi PKB itu menambahkan, di perkeretaapian harus ada sistem yang memproteksi kereta yang sedang berjalan sebagaimana yang dalam UU 23/2007 tentang Perkeretaapian bahwa perlintasan sebidang harus ada izin, kalau tidak, harus ditutup. Lalu diperkuat dengan Permenhub bahwa seluruh perlintasan sebidang itu menjadi tanggung jawab dari instasi terkait.
"Kalau perlintasan sebidang berada di jalan nasional, itu tanggung jawab Kementerian Perhubungan, kalau di jalan provinsi, itu gubernur dan kalau di jalan kabupaten/kota, itu tanggung jawab bupati/walkota. Itu untuk mengurangi kecelakaan antara kereta dan pengendara dan lainnya," kata Bang Miko, panggilan Sudjatmiko.
Topik:
