Jakarta, MI— Ganjar Pranowo menepis pembahasan soal peluang dirinya kembali maju dalam Pilpres 2029. Politikus PDI Perjuangan itu menilai pertarungan elektoral masih terlalu jauh untuk dijadikan prioritas ketika persoalan rakyat hari ini belum tuntas.
Ganjar bahkan mempertanyakan alasan publik terus membicarakan kemungkinan dirinya kembali mencalonkan diri. Menurut dia, energi politik semestinya diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, bukan membangun ambisi kekuasaan terlalu dini.
"Pak Ganjar maju lagi. Ngapain kita ngurusi saya maju lagi? Ngapain kita bicara maju lagi? Kenapa kita tidak bicara untuk menyelesaikan persoalan rakyat hari ini yang butuh kerja?" kata Ganjar dalam diskusi Tantular Project yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, seperti dikutip Rabu (12/8/2026).
Pernyataan itu disampaikan Ganjar di tengah munculnya kembali wacana mengenai peluang dirinya bertarung dalam Pilpres 2029. Ia sebelumnya menjadi calon presiden pada Pilpres 2024 dan meraih sekitar 27 juta suara.
Namun, Ganjar menegaskan dirinya tidak ingin terjebak dalam politik pencitraan dan perbincangan panjang mengenai pencalonan. Baginya, ukuran politik bukan seberapa besar rencana yang diumumkan, melainkan seberapa banyak persoalan rakyat yang benar-benar diselesaikan.
Kritik terhadap Politik Banyak Wacana
Ganjar juga menyentil budaya politik yang gemar melontarkan gagasan besar tetapi minim pelaksanaan. Ia menilai masyarakat tidak membutuhkan janji yang terdengar megah jika pada akhirnya tidak menghasilkan perubahan.
"Daripada kita ngomong gede tapi nol, lebih baik kecil tapi dieksekusi," tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi kritik langsung terhadap pola politik yang lebih sibuk membangun narasi ketimbang menghadirkan solusi. Ganjar memilih menunjukkan kerja melalui kegiatan sosial yang menurutnya bisa memberikan manfaat langsung.
Melalui Tantular Project, Ganjar menyebut pihaknya akan menggalang donasi untuk membantu masyarakat kurang mampu, sekolah, dan mahasiswa.
"Tantular Project sudah yang ketiga. Besok pagi kita akan membuat Tantular Project untuk membantu si miskin. Tantular Project akan mengumpulkan donasi untuk membantu sekolahan, untuk membantu mahasiswa, untuk membantu ini, itu dan selesai," ujarnya.
Pilpres 2029 Belum Mendesak
Sikap Ganjar tersebut sekaligus menempatkan wacana Pilpres 2029 pada posisi yang bukan prioritas. Menurut dia, pembahasan mengenai siapa yang akan maju tidak boleh mengalahkan agenda menyelesaikan persoalan masyarakat.
Ia mengingatkan politik seharusnya tidak berhenti pada perebutan jabatan. Politik harus dibuktikan melalui keberpihakan dan kerja yang bisa dirasakan masyarakat.
Ganjar pun mengajak publik mengubah fokus: bukan bertanya siapa yang akan maju pada 2029, melainkan siapa yang bekerja menyelesaikan masalah rakyat hari ini.**
