Polres Lamteng Gelar Apel Pasukan Ops Ketupat Krakatau 2021

  • Whatsapp
polres-lamteng-gelar-apel-pasukan-ops-ketupat

Lamteng, Monitorindonesia.com – Polres Lampung Tengah (Lamteng) menggelar apel pasukan Ops Ketupat Krakatau 2021. Apel dipimpin Bupati Lampung Tengah Hi Musa Achmad di Lapangan Polres Lampung Tengah, Rabu (05/5/2021) pagi.

Pelaksanaan gelar pasukan dihadiri oleh Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Dandim 0411 Lampung Tengah Letkol INF Andri Hadiyanto, Danyon B Pelopor Gunung Sugih Kompol Saifullah,  Kajari Lamteng, Muhammad Ali Akbar, Ketua Pengadilan Negri Gunung Sugih Jeni Nugraha Djulis serta mitra Kamtibmas lainnya di wilayah itu.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana.

Hi Musa Achmad mengatakan, apel gelar Krakatau 2021 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia di jajaran Polri mulai dari tingkat Mabes Polri, hingga kesatuan kewilayahan.

“Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03 persen. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri,” katanya.

Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H. Ini merupakan tahun kedua Pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, keinginan masyarakat untuk melaksanakan mudik sulit untuk ditahan. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, apabila Pemerintah tidak melaksanakan larangan mudik maka akan terjadi pergerakan orang yang melakukan perjalanan mudik sebesar 81 juta orang.

Oleh karena itu, kegiatan Operasi Ketupat 2021 harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi.

Pelaksanaan Ops Ketupat Krakatau 2021 akan dilaksanakan selama 12 hari yang dimulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Dalam pelaksanaannya Polres Lampung Tengah akan mendirikan Pos-pos yakni 6 Pos pengamanan, 1 Pos pelayanan dan 5 Pos Pantau yang tersebar di titik-titik  rawan  kriminalitas, titik- titik kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, sehingga  mampu  bertindak  cepat dan tepat dalam melakukan tindakan kepolisian guna memberikan  rasa aman  dan  nyaman  kepada   masyarakat.

“Prioritaskan langkah-langkah preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan. Laksanakan penegakan hukum sebagai upaya terakhir secara tegas dan profesional terhadap pelanggar protokol kesehatan yang sudah berulang kali serta oknum-oknum masyarakat yang menimbulkan dampak negatif kesehatan secara luas dan menciptakan klaster baru Covid-19,” kata Bupati.

Bupati juga meminta petugas di lapangan tetap mengutamakan keselamatan.  Dengan mencermati perkembangan situasi saat ini, sambung dia, harus dilengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai.

“Jalin Kerjasama yang harmonis dan bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam rangka mewujudkan pelayanan  terbaik kepada  masyarakat. Mudah – mudahan apa yang kita laksanakan, yang kita harapkan dan apa yang menjadi tujuan kita bersama ini dapat melindungi seluruh masyarakat dari Virus Covid-19,” katanya.

Musa berharap hati dan pikiran dari masyarakat harus tertanam bahwa Covid-19 sangat berbahaya. Sehingga pemerintah memohon kepada masyarakat untuk dapat bekerja sama serta menerima kebijakan ini dengan sebaik-baiknya, betul-betul menjaga protokol kesehatan.

“Sehingga bisa menahan diri untuk tidak melakukan mudik lebaran, masyarakat bisa memanfaatkan teknologi melalui Whatsapp Vidio call dengan keluarga di kampung halaman. Kebersamaan tak harus dengan bertatap muka,” tandasnya.[Bornok]

#Polres Lampung Tengah

Pos terkait