Prajurit Satlinlamil 3 Makassar Ikuti Latihan Sea Survival

  • Whatsapp
Prajurit Satlinlamil 3 Makassar Ikuti Latihan Sea Survival
Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 3 Makassar melaksanakan Latihan Sea Survival Triwulan I Tahun 2021, di Pantai Jalariya, Lantamal VI, Makassar yang dilaksanakan pada 22-26 Februari 2021 lalu [istimewa]

Jakarta, MonitorIndonesia.com – Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 3 Makassar melaksanakan Latihan Sea Survival Triwulan I Tahun 2021, di Pantai Jalariya, Lantamal VI, Makassar, Sabtu (27/2/2021).

Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 3 Makassar Kolonel Laut (P) Yulis Andreas Lorentinus, M.Tr (Hanla), M.M. mengatakan dengan latihan tersebut diharapkan prajurit Satlinlamil 3 Makassar dapat meningkatkan kemampuan dalam menghadapi permasalahan yang terjadi, khususnya di laut.

“Latihan Sea Survival dimaksudkan untuk memberikan bekal kepada personel Satlinlamil 3 Makassar untuk meningkatkan kemampuan dan tindakan untuk bertahan hidup apabila terjadi kecelakaan di laut,” ujar Yulis Andreas Lorentinus dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/2/2021).

Latihan ini dikatakannya diikuti sekitar 38 personil dari Satlinlamil 3 Makassar yang didukung tim Polisi Militer, tim pengamanan dan tim kesehatan Satlinlamil 3 Makassar dan berlangsung pada 22–26 Februari. Latihan ini dilaksanakan di Mako Satlinlamil 3 Makassar untuk materi teori sedangkan materi praktek dilaksanakan di Pantai Jalariya, Makassar.

Dalam latihan tersebut, prajurit dibekali kemampuan teknis dan taktis penyelamatan di laut yang melibatkan instruktur dari Lantamal VI Makassar.

Materi yang disampaikan pada latihan ini pengenalan sea survival, hambatan bertahan hidup di laut, ketegangan saat sea survival, unsur pendukung untuk bertahan hidup, peralatan penyelamatan di laut, bernavigasi di laut, penggunaan sinyal, pencarian dan pertolongan, pengetahuan tentang binatang laut berbahaya, renang tanpa alat, teknik terjun ke laut, teknik menarik korban di permukaan.

Selain itu, materi latihan juga berkaitan dengan teknik naik ke atas life craft dalam cuaca bergelombang serta teknik membalik life craft yang terbalik. Sedangkan materi SAR diantaranya Materi dasar tentang SAR laut, teknik pencarian terhadap korban dan pertolongan pertama terhadap korban.

Lebih lanjut, Dansatlinlamil 3 menjelaskan latihan sea survival diselenggarakan sebagai salah satu kegiatan pembinaan kemampuan prajurit untuk meningkatkan profesionalisme prajurit.

Sehingga pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki prajurit diharapkan dapat mendukung penugasan di kapal perang.

”Latihan sea survival membutuhkan kesiapan fisik yang prima, karena banyak tantangan yang harus diatasi, dengan dilandasi oleh profesionalisme, semangat serta kesungguhan dalam melaksanakan latihan akan dapat dicapai latihan yang optimal,” tandas Yulis Andreas Lorentinus.

Sementara itu Panglima Kolinlamil Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP, M.Tr Opsla mengingatkan jajarannya untuk selalu melakukan tindakan purba jaga yang komprehensif, guna mencegah terjadinya kecelakaan dan kerugian yang tidak kita inginkan dalam melaksanakan latihan.

“Laksanakan semua prosedur latihan secara cermat dan benar dengan mengutamakan zero accident,” ujar Irvansyah.

Pos terkait