Presiden Brazil: Pasukan Militer akan Mengikuti Perintah Turun ke Jalanan

  • Whatsapp
Presiden Brazil: Pasukan Militer akan Mengikuti Perintah Turun ke Jalanan

Brazil, Monitorindonesia.com – Presiden Brazil, Jair Bolsonaro mengungkapkan jika dia memerintah pasukan militer turun ke jalanan dan menarik kembali perintahnya maka mereka akan ikut, ini memicu pertanyaan publik perihal politisasi pasukan militer, Jumat (23/04/2021).

Melalui wawancara di televis, Presiden Bolsonaro menuturkan dia tidak akan menjelaskan secara terperinci apa yang sedang dipersiapkan. Tetapi dia berkata “jika kita mengalami masalah, kita sudah merencanakan bagaimana cara mengatasinya. Para pasukan mikiter kita bisa turun ke jalanan suatu saat.”

Komentar Presiden Bolsonaro, jauh dari mantan Kapten pasukan militer yang menjabat pasukan diktator Brazil selama dua dekade yang sedikit mengurangi kritik terhadap politisasi militernya.
Beberapa mengkhwatirkan komitmennya untuk menyerahkan kekuasaannya pada pemilihan presiden yang ketat tahun depan.

Tekanan terhadap presiden semakin meningkat karena pandemi Covid-19 yang meningkat tanpa penanganan. Dia telah menerima kritik dari semua pihak atas caranya menangani pandemi Covid-19 di Brazil dengan tingkat kematian tertinggi kedua di dunia setelah AS.

Bulan lalu , Presiden Bolsonaro mengangkat mantan kepala staffnya menjadi Menteri Pertahanan dan memgganti tiga pemimpin pasukan tentara merupakan bagian dari reshuffle kabinet yang cukup mengejutkan bagi para pasukan militer senior.

Sejak kemenangannya pada pemilihan presiden 2018, Presiden Bolsonaro telah membuat dugaan tanpa dasar terhadap penipuan pemungutan suara di Brazil yang mengkritik bisa menjadi dasar yang akan dihadapi pada pemilihan selanjutnya dengan perasaan yang sama terhadap idola politiknya, mantan presiden AS Donald Trump.

Presiden Bolsonaro mendukung konspirasi Presiden Trump pada pemilihan presiden tahun lalu yang berakhir pada kematian pendukungya pada serangan 6 Januari lalu di gedung dewan perwakilan, Washington. [Yohana RJ]

Sumber; Reuters

Pos terkait