Presiden Kenya Cabut Lockdown Covid-19 yang Diberlakukan Bulan Lalu

  • Whatsapp
Presiden Kenya Cabut Lockdown Covid-19 yang Diberlakukan Bulan Lalu

Kenya, Monitorindonesia.com – Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta mencabut status Lockdown Covid-19 yang diberlakukan sejak bulan lalu, Sabtu (01/05/2021) dan mengizinkan bar dan restauran, tempat ibadah dan sekolah beroperasional kembali karena rata-rat kasus infeksi Covid-19 telah menurun.

Pembatasan perjalanan di pusat kota Nairobi dan empat wilayah lain di sekitarnya juga dicabut, sekolah dibuka kembali sesuai dengan kalender pendidikan dari kementterian pendidikan. Beberapa acara ibadah juga sudah bisa diselenggarakan dengan protokol pembatasan. Perkumpulan politik masih dilarang, dia menjelaskan melalui pidatonya.

Bacaan Lainnya

Pembatasan jam malam yang terakhir hanya sampai jam 8 malam sekarang diganti menjadi jam 10 malam. Perubahan akan efektif sejak tengah malam Sabtu (01/05/2021), Presiden Kenyatta menuturkan.

Dengan pembatasan yang diberlakukan saat ini di Nairobi dan wilayah di sekirtarnya yang dianggap satu zona menjadi lebih tenang dengan para penduduk yang dilarang bepergian ke wilayah lain.

Penerbangan Kenya Airways kemudian mengumumkan bahwa bahwa penerbangan lokal akan diperbolehkan antara Nairobi dan dua kota lainnya Kisumu dan Mombasa pada Minggu (02/05/2021).

Jumlah kasus di Kenya sebagai negara terkaya di Afrika Timur telah menurun dari puncak lonjakan bulan lalu tetapi masih lima negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di Afrika dengan jumlah kasus baru dan kematian, menurut salah satu tim Reuters.

Kenya mencatat 497 kasus baru Covid-19 dan 17 kasus kematian dalam 24 jam terakhir menurut data terbaru dari kementerian kesehatan pada Jumat (30/04/2021). Secara keseluruhan tercatat hampir 159,000 kasus Covid-19 dan sekita 2,700 kasus kematian.

Secara keseluruhan Afrika tidak terlalu terpuruk karena Pandemi seperti belahan dunia lain tetapi lembaga penganan penyakit Uni Afrika (African Union) memperingatkan pemerintah dan masyarakat di benua Afrika untuk tidak lengah dalam mengikuti protokol Covid-19 Kamis (29/04/2021). Peringatan ini berawal dari amukan pandemi di India yang membangunkan kesadaran Afrika.[Yohana RJ]

Sumber: Reuters

Pos terkait