Presiden Macron: Rencana Kunjungan Pertama ke Rwanda Bulan Ini

  • Whatsapp
Presiden Macron: Rencana Kunjungan Pertama ke Rwanda Bulan Ini

Paris, Monitorindonesia.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Selasa (18/05/2021) bahwa dia akan melakukan kunjungan pertama ke Rwanda pada akhir bulan ini, sebuah terobosan yang memungkinkan untuk hubungan yang masih dibayang-bayangi oleh peran Prancis selama genosida pada tahun 1994.

“Saya konfirmasikan bahwa saya akan pergi ke Rwanda akhir bulan ini. Kunjungan ini bertujuan bukan untuk kepentingan politik dan peringatan tetapi kepentingan ekonomi,” Presiden Macron mengatakan pada akhir KTT Afrika di Paris.

Dia menambahkan bahwa telah setuju dengan mitra dari Rwanda Paul Kagame yang dia temui sambilan pada saat rapat KTT Senin (17/05/2021) untuk membahas lembaran baru hubungan kedua negara mereka.
Kunjungan pertamanya akan menjadi kunjungan pertama presiden Prancis sejak terakhir Presiden Nicolas Sarkozy pada tahun 2010.

Kagame menuturkan kepada para wartawan dari siaran televisi France 24 dan RFI radio Senin (17/05/2021) bahwa Rwanda dan Prancis memiliki dasar yang baik untuk menciptakan hubungan baik setelah laporan atas peristiwa pening yang diketahui bahwa Prancis bertanggung jawab sepenuhnya atas kasus genosida tahun 1994.

“Kita dalam proses normalisasi” dia menambahkan. Presiden Macron bergerak untuk memperbaiki ikatan dengan Rwanda dengan mengorbankan sebuah laporan para ahli sejarah akan adanya peran pasukan tentara Prancis dalam genosida yang menewaskan 800,000 orang.
Disimpulkan Maret bahwa Prancis telah dibutakan oleh persiapan untunk pembantain anggota kelompok etnik Tutsi oleh rezim Hutu yang didukung oleh Prancis.

Kagame megatakan bahwa sejarah menuduh Prancis ikut ambil bagian dalam operasi pembantaian tersebut tetapi dia mengatakan bahwa dia menerima temuan dari komisi Pransi bahwa Paris tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut.

“Bukan terserah saya untuk menyimpulkan bahwa ini yang seharusnya mereka katakana,” Kagame mengatakan “Ini adalah sesuatu yang bisa saya akomodasikan.”[Yohana RJ]

Pos terkait