Pria New York Didakwa Percobaan Pembunuhan Imigran China

  • Whatsapp
Pria New York Didakwa Percobaan Pembunuhan Imigran China

Monitorindonesia.com – Seorang pria New York ditahan dan didakwa atas percobaan pembunuhan seorang imigran China atas dasar kebencian Selasa (27/04/2021), ungkap aparat berwajib.

Korban telah teridentifikasi seorang bapak berusia 61 tahun, Yao Pan Ma yang diserang di lingkungan Harlem Timur Manhattan pada 23 April lalu. Serangan terbaru diantara serangan beruntun di AS yang menargetkan keturunan Asia Pasifik.

Bacaan Lainnya

Sebuah laporan terbaru dari pusat studi tentang kebencian dan ekstrimis di Universitas Negeri California (California State University) di San Bernardino menunjukkan jumlah tindakan kriminal menghadang warga Amerika keturunan Asia Pasifik (Asian Americans and Pacific Islanders-AAPI) melonjak hampir 145% pada tahun 2020 meskipun secara keseluruhan jumlah tindakan kriminal karena kebencian di AS menurun sedikit.

Pada bulan Maret, sebuah serangan tembakan di tiga spa yang berbeda di wilayah Atlanta yang menewaskan delapan orang termasuk enam di antaranya keturunan Asia. Polisi mengungkapkan bahwa tersangka dikenai sanksi kriminal kebencian.

Banyak penduduk AS menyalahkan Asia atas pandemic Covid-19 yang terinfeksi pertama kali di Wuhan, Cina pada akhir 2019. Mantan Presiden AS, Donald Trump telah berulangkali menyatakan bahwa Covid-19 merupakan virus Cina dan Kung Flu terlihat secara retorika memicu sentimental anti Asia.

Dalam kasus serangan di New York, video pengawasan yang disebarkan oleh kepolisian minggu lalu menunjukkan korban Ma diserang dari belakang, kemudian dijatuhkan dan kepalanya ditendang berulang kali oleh seorang pria.

Polisi mendakwa Jarrod Powel berusia 49 tahun seorang New York memiliki dua kasus tindakan penyeranga, satu diantaranya merupakan percobaan pembunuhan. Polisi mengklasifikasikan serangan tersebut sebagai kejahatan kebencian dan kemungkinan aka nada tuduhan lainnya.

Belum jelas apakah Powell akan memiliki kuasa hukum, belum ada informasi lebih lanjut namun polisi mengatakan bahwa selama proses pengadilan dia akan tetap ditahan Selasa Malam (27/04/2021).

Beberapa media lokal termasuk Washington Post dan People Magazine melaporkan bahwa korban masih dalam keadaan kritis dan dirawat di RS Harlem. Seorang petugas rumah sakit menjelaskan kepada tim Reuters bahwa mereka tidak diizinkan untuk menyebarkan informasi perihal keadaan korban.

People Magazine mengungkapkan bahwa Ma merupakan seorang juru masak roti yang datang ke Amerika bersama istrinya sekitar dua tahun lalu.[Yohana RJ]

Sumber: Reuters

Pos terkait