PSI Sebut Aturan Jam Malam RT Zona Merah Rawan Timbulkan Kericuhan

  • Whatsapp
PSI Sebut Aturan Jam Malam RT Zona Merah Rawan Timbulkan Kericuhan
Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Wicitra Sastroamidjoyo.[Foto MI/Drajat]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Anggota DKI PSI, Anggara Wicitra, meminta Pemprov DKI segera mensosialisasikan kebijakan jam malam di lingkungan Rukun Tetangga (RT) zona merah Covid-19.

“Aturan ini harus segera disosialisasikan ke masyarakat agar efektif pelaksanaannya,” kata Wicitra di Jakarta, Jumat (22/4/2021).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan pemberlakuan jam malam di RT zona merah melalui Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 23 Tahun 2021 tentang perpanjangan pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menyebut batasan keluar masuk di RT zona merah hingga pukul 20.00 WIB.

Wicitra menilai aturan baru tersebut rawan menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Sebab selain banyak yang belum paham, saat ini Umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan sehingga dikhawatirkan aturan itu dianggap membatasi kegiatan keagamaan.

“Bila perlu Anies harus membuka secara detail aturan jam malam tidak hanya berdasarkan Ingub saja. Masyarakat Masih banyak yang belum paham hal itu bisa terjadi kericuhan,” ungkap Wicitra.

“Satgas Covid-19 di tingkat RT/RW juga mengambil langkah cepat mensosialisasikan aturan ini. Bila perlu dengan melibatkan tokoh agama setempat,” pungkasnya. (Zat)

Pos terkait