PT Food Station Tjipinang Dituding Buat Kerjasama Tak Sesuai Aturan

  • Whatsapp
PT Food Station Tjipinang Dituding Buat Kerjasama Tak Sesuai Aturan

Jakarta, Monitorindonesia.com– Kerjasama antara PT Food Station Tjipinang dengan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah di bidang pangan mendapat kritikan dari DPRD DKI Jakarta.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Manuara Siahaan menilai kontrak kerja yang dibuat tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) penggunaan APBD tahun 2020, Food Station disebut tidak memaparkan mekanisme pelaksanaan kontrak kerja di bidang pangan yang dimaksud.

Padahal Manuara melanjutkan, seharusnya kerjasama yang dibangun harus sesuai Undang-undang nomor 30 tahun 2014 tentang akuntabilitas dan transparansi.

“Fungsi kita mengontrol apakah pemilihan (kerjasama) ini sudah memenuhi kriteria atau hanya faktor kedekatan semata, karena selama ini tidak jelas dengan siapa saja mereka bermitra,” ujarnya Kamis (22/4/2021).

Politikus PDIP ini meminta, PT Food Station di tahun 2021 untuk melakukan kontrak farming dengan beberapa Provinsi untuk pemenuhan stok beras, perlu dilakukan pemilihan gabungan kelompok tani (Gapoktan) secara transparan dan membuat kriteria yang jelas beras seperti apa yang memenuhi standar.

Hal sama diutarakan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Sutikno, PT Food Station harus melakukan evaluasi terhadap dua Provinsi pemasok beras terkait kualitas, kestabilan pasokan, dan kestabilan harga yang diajukan.

“Ini harus dievaluasi dahulu, jika sama-sama menguntungkan dan kualitasnya baik, silahkan teruskan, tapi kalau tidak, cari lagi Provinsi yang mampu mencukupi stok beras kita dengan kualitas dan harga terbaik,” tuturnya.

Selain itu dia juga meminta agar PT Food Station perlu melampirkan kajian lengkap dari seluruh mitra yang ingin mengajukan produknya.

“Ini perlu kajian, karena jangan sampai Food Station minta tambahan PMD atau menggunakan APBD untuk kontrak farming ini, tapi tidak jelas siapa dan mengapa bisa lolos menjadi mitra,” ungkapnya. (Zat)

Pos terkait