Antisipasi Lonjakan Penumpang, PT KAI Perbanyak Alat Tes Covid-19

  • Whatsapp
h-1-larangan-mudik
Humas PT KAI Daops I Eva Chairunisa. [MI/Drazat]

Monitorindonesia.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah alat serta petugas untuk tes genose di stasiun. Hal itu untuk melayani calon penumpang kereta api jarak jauh yang mulai melonjak jelang masa Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional I Jakarta Eva Chairunisa menuturkan, calon penumpang lebih memilih menggunakan tes genose dibandingkan swab antigen karena harganya yang lebih murah.

Bacaan Lainnya

Tarif tes genose hanya Rp 35.000, lebih murah dibandingkan swab tes antigen seharga Rp 85.000.

“Sekitar 70 persen calon penumpang lebih memilih genose test,” kata Eva di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Eva menghimbau agar calon penumpang kereta api memperhitungkan waktu sebelum keberangkatan. Hal itu guna menghindari antrian karena itu harus datang lebih awal.

“Petugas kami juga terus mengingatkan calon penumpang yang sedang antre untuk tetap menerapkan protokol jaga jarak,” ujar Eva.

Sebagai informasi, pada H-3 sebelum Larangan Mudik Lebaran, stasiun Senen dan stasiun Gambir terlihat dipadati calon penumpang kereta api jarak jauh. Masyarakat memilih mudik lebih awal untuk menghindari masa larangan mudik yang dimulai 6-17 Mei 2021.

“H-3 sedikitnya ada 11.000 orang yang meninggalkan Jakarta dengan menggunakan kereta api. 7.000 orang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, sementara 4.000 lainnya berangkat dari Stasiun Gambir,” pungkas Eva. (Zat)

 

Pos terkait