Jelang Ramadhan, Pemprov DKI Pastikan Stok Beras Tercukupi

  • Whatsapp
ramadhan-stok-beras-dki-tercukupi

Monitorindonesia.com – Dirut Food Station Tjipinang Pamrihadi Wiraryo memastikan stok beras menjelang Ramadhan hingga masa perayaan Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah akan tercukupi. Saat ini terdapat 56 ribu ton beras yang siap disalurkan masyarakat.

“Stok beras di Jakarta cukup. Normalnya yang ada di pasar induk Cipinang itu adalah 40 ribu ton. Sekarang kondisinya ada 56 ribu ton,” kata Pamrihadi, di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Pamrihadi, stok beras mencapai 56 ribu ton untuk mengantisipasi sejumlah kendala di masa Ramadhan hingga hari raya Lebaran. Jumlah itu, masih kata dia, berbeda dengan kondisi normal, dengan stok beras 40 ton bisa dikategorikan aman.

“40 ribu itu standar aman kondisi normal. Sekarang 56 ribu ton mengingat pertama, seasonal atau hari Raya, yang kedua kemungkinan produksi itu akan berhenti. Ketiga antisipasi dari penyekatan-penyekatan atau suplai yang tidak lancar. Itu antisipasi dari kemungkinan suplai yang tidak lancar,” papar dia.

Dari stok beras yang disimpan, Pamrihadi membantah bahwa Pemprov DKI menyerap beras dari daerah lain lantaran stok beras yanhg menipis. Menurut dia kunjungan Gubernur Anies ke Cilacap beberapa waktu lalu untuk memastikan kerjasama berjalan lancar hingga masa panen raya.

“Enggak, enggak. Kita tidak pernah menipis. Karena kita bukan reaktif tapi antisipatif. Lagipula Kerja sama ini sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu. Pak gubernur datang ke cilacap untuk memastikan panen raya gitu. Untuk memastikan kerja sama yang sudah dilakukan beberapa tahun berjalan dan suplainya tidak terganggu,” lanjut Pamrihadi.

Adapun untuk penyaluran ke masyarakat, Pamrihadi menambahkan, pihaknya menggunakan tiga cara, pertama adalah ke modern retailer, kedua ke pasar tradisional, ketiga melalui pasar murah.

Selain itu kami punya stok cadangan di pasar induk cipinang. Untuk Pasar murah kami lakukan setiap hari di dua kelurahan. Kami keliling ke kantong-kantong masyarakat yang membutuhkan harga pangan murah,” tandasnya. (Zat)

#Ramadhan

Pos terkait