Rapid Test bagi Penumpang Kereta Api tetap Belaku

  • Whatsapp
Rapid Test bagi Penumpang Kereta Api tetap Belaku

Jakarta Monitorindonesia.com – Tes cepat antigen dan deteksi dini Covid-19 GeNose sebagai salah satu persyaratan bagi calon penumpang untuk naik kereta jarak jauh mulai hari ini kemarin tetap diberlakukan.

Aturan tersebut sesuai surat edaran Kementerian Perhubungan nomor 20 tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dengan transportasi perkeretaapian pada masa pandemi Covid-19.

Termasuk dari surat edaran satgas penanganan Covid-19 nomor 7 tahun 2021 tentang perpanjangan ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan, selain memakai rapid test antigen ataupun GeNose, pengguna KA saat ini juga bisa menggunakan tes PCR atau tes usap.

Adapun surat keterangan hasil negatif Covid-19 dari pemeriksaan tes GeNose atau tes cepat antigen maupun PCR tersebut diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

“Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan,” kata Ixfan, Rabu (10/2/2021).

Dalam aturan tersebut juga disebutkan bahwa persyaratan surat keterangan negatif GeNose C19 atau rapid test antigen atau tes PCR tidak diwajibkan untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun.

KAI telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp20.000 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Sampai dengan 8 Februari 2021, jumlah pelanggan yang telah menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah 8.990 peserta.

Untuk menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum dilakukan pemeriksaan. Hal itu ditujukan untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19.[MI/man]

 

 

Pos terkait