Rusak Ikon Budaya Betawi, DPRD DKI Desak Satpol PP Tertibkan Pengamen Ondel-ondel

  • Whatsapp
Rusak Ikon Budaya Betawi, DPRD DKI Desak Satpol PP Tertibkan Pengamen Ondel-ondel

Monitorindonesia.com – Komisi A DPRD DKI Jakarta mendesak satpol PP untuk melalukan penertiban lebih intensif terhadap pengamen ondel-ondel di Ibukota. Sebab, keberadaan pengamen ondel-ondel sering dikeluhkan warga dan mengganggu ketertiban.

“Satpol PP harus maksimalkan penertiban Ondel-ondel yang ngamen di jalan, sebab itu banyak sekali dan mengganggu ketertiban,” ujar Nasrullah, Sekretaris Komisi A DPRD DKI, Jumat (21/5/2021).

Nasrullah mengungkapkan, penggunaan ondel-ondel dianggap kurang pantas dari segi estetika budaya. Lantaran Ondel-ondel sudah dianggap sebagai ikon budaya Betawi.

Karena itu penertiban pengamen ondel-ondel harus dilakukan tidak hanya di pemukiman warga namun perlu dilakukan hingga ke jalan protokol karena kerap menimbulkan kemacetan.

“Mengamennya di pinggir jalan bahkan ada yang sampai dinaikan ke atas minkrolet, itu kan membahayakan sekali. Lagipula itu bisa bikin marah orang Betawi, ikonnya dijadikan buat mengamen,” ucap Nasrullah.

Politisi PKS itu menambahkan, keberadaan pengamen ondel-ondel tersebut juga dianggap melanggar aturan seperti yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum “telah jelas mengatur mengenai sanksi bagi pihak-pihak yang dengan sengaja meresahkan ketertiban,” tutupnya.

Sementara, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengaku telah melakukan pengawasan dan penertiban. Menurutnya bersama Dinas Sosial DKI telah dijaring sebanyak ratusan pengamen ondel-ondel. “Kita telah menertibkan 1.304 PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), ondel-ondelnya 178. Itu dilakukan dalam dua Minggu terakhir,” pungkas Arifin. (Zat)

#Budaya Betawi

Pos terkait