Ini Sanksi Bagi Masyarakat Yang Nekat Mudik

  • Whatsapp
pemerintah-serius-awasi-larangan-mudik
Ilustrasi mudik Lebaran. [ist]

Monitorindonesia.com – Pemprov DKI Jakarta memberlakukan larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Kebijakan itu mengacu pada Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Pada periode larangan mudik, semua Transportasi untuk mudik akan ditiadakan kecuali untuk kepentingan mendesak. Untuk mencegah pemudik nekat, sejumlah ruas jalan akan dilakukan penyekatan.

Bacaan Lainnya

Semua masyarakat dilarang untuk mudik Lebaran, namun beberapa kategori dikecualikan yaitu bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka Anggota keluarga meninggal, ibu hamil didampingi satu orang keluarga.

Adapun warga lain yang tidak termasuk dalam kategori pengecualian namun nekat mudik selama periode larangan mudik 2021, polisi tak segan memberikan sanksi mulai dari diputarbalikkan hingga membayar denda.
Berikut sanksi bagi warga yang nekat mudik selama priode larangan mudik 2021:

1. Masyarakat yang ingin mudik menggunakan mobil pribadi akan diputarbalikkan sesuai Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021.

2. Mobil pribadi yang mengangkut penumpang atau travel gelap akan dikenakan sanksi kurungan penjara dua bulan atau denda Rp 500.000 sesuai Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

3. Mobil angkutan barang yang mengangkut penumpang akan dikenakan sanksi kurungan pidana paling lama 1 bulan atau denda maksimal Rp 250.000 sesuai Pasal 303 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. (Zat)

Pos terkait