Sarman Simajorang Soal Reshuffle Kabinet, Saatnya Presiden Pilih Figur Professional

  • Whatsapp
larangan mudik-perputaran-uang-dki
Sarman Simanjorang. [MI Foto]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Issu reshuffle kembali menguat setelah DPR menyetujui penggabungan kementerian pendidikan dan kebudayaan dengan Kementerian ristek dan membentuk kementerian baru yaitu kementerian investasi, dengan demikian resufle menjadi keharusan dilakukan oleh Presiden. Pembentukan Kementerian Investasi menjadi sangat strategis karena merupakan salah satu implementasi dari UU Cipta Kerja dalam rangka menaikkan arus investasi deras mengalir ke Indonesia untuk menggerakkan roda perekonomian nasional ditengah pandemic Covid-19.

“Yang menjadi pertanyaan apakah Presiden akan melakukan resufle hannya tataran kementerian yang dileburkan dan mengangkat Menteri Investasi atau akan melakukan perombakan dengan Menteri lain,semuanya kembali kepada hal progratif presiden,” ujar
Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Sarman Simanjorang kepada Monitorindonesia.com di Jakarta, Minggu (18/4/2021) malam.

Ditengah tantangan ekonomi saat ini, kata Sarman, sangat dibutuhkan tim Kabinet ekonomi yang solid, kompak, sevisi tidak ego sektoral. Dunia usaha sangat berharap agar pertumbuhann ekonomi kuartal II-2021 sudah positif sehingga kita segera keluar dari resesi ekonomi dan bangkit kembali dengan target pertumbuhan tahun 2021 dikisaran 5-7%.

Menurutnya, momentum pengangkatan Menteri investasi sangat layak dijadikan Presiden untuk mengevaluasi kinerja menteri lain yang memiliki kinerja yang tidak sesuai harapan Presiden. Dunia usaha berharap agar Presiden lebih mengedepankan figur yang professional dan mumpuni dibidangnya.

“Sedapat mungkin jangan kalangan Partai Politik agar tidak memiliki beban ke partainya. Namun jika memang terpaksa dari parpol harus dilihat betul latar belakang, trackrecord, prestasi dan pengalaman selama ini,” katanya.

Dunia usaha sangat berharap resufle kali ini dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang kita hadapi saat ini yaitu kesehatan dan ekonomi. Para Menteri harus dapat gerak cepat, gerak bersama dan gaspol seperti istilah Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang sekarang sangat rajin turun kepelaku pariwisata dan ekonomi kreatif memberikan support dan semangat untuk menghadapi badai Covid- 19.

“Kita berharap agar resufle kali ini Presiden tidak salah pilih mengangkat Menteri baru agar pasar merespon positif dan ekonomi kita dapat bangkit kembali dengan pertumbuhan yang positif,” kata Sarman Simanjorang.[man]

 

 

Pos terkait