Berani Jujur, Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg

  • Whatsapp
Berani Jujur, Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg
Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tumpak Hatorangan Panggabean.[Dok MI]

Monitorindonesia.com – Seorang pegawai yang juga anggota satuan tugas (satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketahuan mencuri dan menggelapkan barang bukti hasil korupsi berupa emas seberat 1,9 kilogram (kg). Emas tersebut bila diuangkan sekitar Rp 900 juta.

Pegawai berinisial IGAS mencuri emas batangan dan digadaikan untuk membayar hutang. Lho, kok pegawai KPK yang berselogan “berani jujur” itu memiliki hutang yang begitu besar?

Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tumpak Panggabean membeberkan kronologi kasus pencurian barang bukti (barbuk) korupsi tersebut. IGAS telah diadili oleh Dewas KPK secara etik dan telah diputuskan diberhentikan tidak dengan hormat.

Tumpak menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada awal Januari 2020. IGAS diketahui tidak mencuri emas 1,9 kilogram itu secara bersamaan alias dilakukan secara berkli-kali.

Perbuatan IGAS, diketahui kala barang bukti ini mau dieksekusi sekitar akhir Juni 2020. IGAS diketahui memiliki kewenangan menyimpan barang bukti dari perkara mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo.

Emas batangan itu pun mengundang keinginan IGAs untuk mencurinya. Sebagian dari barang bukti yang sudah diambil ini digadaikan.

“Jadi enggak semua digadaikan, yang lainnya disimpan, mungkin belum digadaikan, nantinya juga mungkin digadaikan. Kita tidak tahu. Tapi, waktu diketahui, sebagian yang digadaikan,” ungkap Tumpak dalam konferensi pers di gedung KPK, Kamis (8/4/2021).

Namun, barang bukti yang dicuri itu berhasil ditebus IGAS pada bulan Maret 2021. Pegawai KPK tersebut mendapatkan berhasil menjual tanah warisan orang tuanya yang ada di Bali.

IGAS pun kini sudah dipecat KPK berdasarkan sidang etik. Setelah pemecatan tidak hormat, IGAS akan menghadapi proses hukum di Polres Jakarta Selatan.

KPK melaporkan IGAS ke polisi. Menurut KPK, perbuatan IGAS masuk dalam ranah pidana.[man]

 

Pos terkait