Sebelum Ditangkap, Munarman Sudah Berstatus Tersangka

  • Whatsapp
Baiat Teroris, Munarman Ditangkap Densus 88 Mabes Polri
Munarman. [Foto/ist]

Monitorindonesia.com – Mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Munarman telah berstatus tersangka saat ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri pada Selasa (27/4/2021). Hal itu dikatakan Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Ramadhan menjelaskan, surat penetapan tersangka bertanggal 20 April 2021. Polisi mengeluarkan surat perintah dan pemberitahuan penangkapan bertanggal 27 April 2021.

Bacaan Lainnya

“Penetapan Saudara M (Munarman)sebagai tersangka tentu melalui proses gelar perkara, dan yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka pada 20 April 2021,” kata Ramadhan.

Dia menjelaskan, Munarman disangka melanggar Pasal 14 jo Pasal 7 dan/atau Pasal 15 jo Pasal 7 UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Ramadhan mengatakan, penetapan tersangka Munarman telah disampaikan ke Kejaksaan RI.

Selain itu, surat perintah penangkapan dan pemberitahuan penangkapan telah disampaikan kepada keluarga Munarman. Penangkapan Munarman berlaku selama 14 hari dan bisa diperpanjang selama tujuh hari.

“Artinya penyidik Densus 88 memiliki tenggat waktu 21 hari untuk melakukan proses pendalaman,” tambah Ramadhan.

Untuk itu penyidik belum mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap Munarman. Terkait alasan Munarman ditutup matanya dengan kain berwarna hitam saat digiring ke Polda Metro Jaya karena itu untuk mengikuti standar internasional dalam menangkap pelaku tindak pidana terorisme.

“Ya itu kan standar internasional penangkapan tersangka teroris, ya harus seperti itu,” jelas Ramadhan.[mar]

 

Pos terkait