Setahun Covid-19, Wagub DKI Klaim Mampu Kendalikan Pandemi

  • Whatsapp
dki-lansia-dan-anak-anak-dilarang-keluar-rumah
Wagub DKI Jakarta Ariza. [Ist]

Monitorindonesia.com – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengklaim, pihaknya telah mengendalikan pandemi Covid-19.

“Setahun pandemi Covid-19, alhamdulillah, kita bisa mengendalikan pandemi di DKI Jakarta sekalipun angkanya masih cukup tinggi,” ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/3/2021).

Bacaan Lainnya

Salah satu ukurannya adalah tingkat kesembuhan dan tingkat kematian akibat Covid-19 di Jakarta. Ariza menyebut, per 1 Maret, jumlah yang sembuh sebanyak 326.509 dari jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 341.793 kasus atau tingkat kesembuhannya mencapai 95,5 persen.

Sementara total yang meninggal dunia sebanyak 5.528 dengan tingkat kematian 1,6 persen. Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,9 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,1 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 288.428. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 82.856.

Ukuran lain, kata Ariza, tempat tidur ICU dan tempat tidur isolasi di 106 Rumah Sakit rujukan Covid-19 yang tingkat keterisiannya semakin berkurang. Dia menyebutkan, tingkat keterisian tempat tidur ICU berada di angka 70 persen dan tempat tidur isolasi berada di angka 64 persen. Apalagi sekitar 24 hingga 28 persen yang dirawat berasal dari luar Jakarta khususnya Bodetabek.

“Selama ini Pemprov terus meningkatkan prasarana pendukung terkait Pengendalian Covid-19 termasuk masker APD dan sebagainya,” ungkap Ariza.

Selain itu, lanjut Ariza, Pemprov DKI Jakarta telah kerja sama dengan jajaran TNI, Polri, Ormas untuk melakukan sosialisasi, pemantauan dan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Penindakan kita tingkatkan terus, namun demikian betapapun regulasi yang kami sempurnakan terus, andilnya aparat sekali lagi itu hanya berkontribusi 20 persen, 80 persen terletak pada kepatuhan, kedisiplinan masyarakat. Untuk itu kami minta warga Jakarta meningkatkan disiplin kepatuhan 3M dan prokol kesehatan. Itu kunci utama kita terbebas dari Covid-19,” katanya.

Dia optimistis kasus Covid-19 bisa berkurang ke depannya dengan adanya program vaksinasi Covid-19. Dia berharap masyarakat tidak takut mengikut vaksinasi Covid-19 dan tetap tertib sesuai dengan tahapan dan jadwal yang sudah ditetapkan.

“Masyarakat tidak perlu ragu, tidak perlu khawatir vaksin aman dan halal dan juga tidak berebut dengan cara-cara yang tidak baik. Pada prinsipnya akan mendapatkan, tunggu waktunya sesuai dengan waktunya diatur. Kami sudah mengatur sebaik mungkin,” katanya.[man]

 

Pos terkait