Soal Pembentukan UU, Puan Pastikan DPR Buka Ruang Partisipasi Publik

  • Whatsapp
Puan Maharani: DPR Dukung Semua Upaya Pemulihan Lingkungan dan Alam Indonesia
Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Monitorindonesia.com – Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan kalau lembaga yang dipimpinnya (DPR RI) menegaskan komitmen bersama pemerintah dalam membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Prioritas 2021, dengan membuka ruang untuk partisipasi publik.

“Penetapan Prolegnas (program legislasi nasional) tersebut merupakan bentuk komitmen DPR dan Pemerintah untuk memiliki acuan yang terukur dalam memenuhi kebutuhan hukum nasional. DPR membuka ruang partisipasi publik dalam setiap tahapan pembentukan RUU,” kata Puan dalam pidato Penutupan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2020-2021 pada Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jumat (8/4/2021).

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, Lanjut mantan Menko PMK itu, DPR bersama pemerintah perlu segera menyelesaikan pembahasan RUU yang sudah pada tahap pembicaraan tingkat I. DPR juga perlu segera menetapkan RUU usul DPR yang sudah selesai dalam tahap harmonisasi, pembulatan, dan pemantapan konsepsi.

“Dalam semua tahapan pembentukan RUU tersebut, DPR mengutamakan produk RUU yang berkualitas baik dalam memenuhi kebutuhan hukum nasional juga berkualitas dalam memenuhi aspek legitimasi sosial,” ujar Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V itu seraya memastikan bahwa DPR membuka ruang partisipasi publik dalam setiap tahapan pembentukan RUU.

Puan lalu mengungkapkan bahwa proses revisi perubahan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 jo. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2008 tentang Otonomi Khusus Papua, DPR mengajak masyarakat Papua untuk berpartisipasi dengan memberikan saran dan masukan bagi perbaikan substansi undang-undang tersebut.

“DPR berharap agar pada masa mendatang revisi undang-undang ini dapat menghasilkan formulasi yang lebih baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua dalam berbagai aspek, khususnya pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” demikian Puan Maharani. (Ery)

Pos terkait