Kapolda Raih Simpati Para Sopir Bus yang Tidak Bisa Bawa Penumpang

  • Whatsapp
sopir bus-yang-tidak-bisa-bawa-penumpang

Monitorindonesia.com – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menemui sopir Bus yang dilarang mengangkut penumpang di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis (6/5/2021). Selain awak bus yang dilarangan mudik, juga meninjau Bus berstiker khusus yang boleh angkut penumpang Non-Mudik, stiker angkutan AKAP.

“Awak bus dan PO. Bus Terbus Pulogebang yang hadir hari ini saudara saya. Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa hari ini hari ke-24, tidak lama lagi kita akan merayakan Hari Raya Idul Fitri,” sapa  Kapolda.

Dalam kunjungannya Kapolda juga memberikan bingkisan lebaran pada awak bus. “Sebagai Kapolda Metro Jaya saya datang ke sini ingin berbagi bingkisan lebaran. Ini sebagai bentuk rasa empati dan perhatian kami di situasi pandemi covid 19 saat ini yang berdampak kepada Bapak Ibu sekalian yang bekerja di bidang transportasi darat khususnya bus antar kota antar provinsi,” kata Kapolda.

Para sopir disarankan untuk memahami situasi saat ini masih Covid -19 sehingga ada pelarangan mudik.

“Ini bukan sesuatu yang mudah untuk dilalui, saya memahami perasaan bapak-bapak semuanya.  Tetapi ini merupakan jalan yang terbaik, karena apalah artinya kita ada penghasilan kalau kemudian kita jatuh sakit. Larangan mudik ini bukan berarti pemerintah tidak sayang kepada kita justru sebaliknya sangat sayang kepada warga masyarakatnya,” jelas Kapolda.

Sebelumnya layanan Antar Kota Antar Provinsi atau bus AKAP dilarang beroperasi selama masa larangan mudik Lebaran 2021 pada 6 – 17 Mei kecuali bus berstiker khusus. Bus yang Beroperasi saat Larangan Mudik diberikan Stiker Khusus.

Ditegaskan, bus berstiker khusus itu bukan untuk mengangkut pemudik, tapi membawa penumpang yang sesuai aturan boleh melakukan perjalanan selama larangan mudik.

Pengecualian larangan mudik diberlakukan bagi masyarakat dengan kepentingan tertentu seperti yang bekerja atau perjalanan dinas. Untuk ASN, Pegawai BUMN, Pegawai BUMD, TNI, Polri, Pegawai swasta harus  dilengkapi dengan surat tugas dengan tandatangan basah dan cap basah dari pimpinannya. (tak)

#Sopir Bus

Pos terkait