Survei SMRC: Prabowo Masih Capres Terkuat 2024

  • Whatsapp
Survei SMRC: Prabowo Masih Capres Terkuat 2024
Prabowo Subianto.[ist]

Monitorindonesia.com – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survey yang menjadi tokoh potensial untuk maju jadi calon presiden di 2024. Ketum Gerindra Prabowo Subianto berada di puncak teratas calon presiden yang disukai masyarakat.

“Prabowo (ketum Gerindra) paling atas tetapi belum meyakinkan untuk seorang tokoh yang sudah dua kali menjadi calon. Dukungannya baru 20% dalam simulasi semi terbuka dan cenderung tidak naik,” kata Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Sirajuddin Abbas, dalam rilis hasil survei, secara virtual, Kamis (1/4/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam top of mind, ketika responden ditanyakan soal calon di Pilpres 2024, 44,2% belum menjawab. Yang menjawab, paling atas adalah Joko Widodo dengan 15,2%, diikuti Prabowo Subianto di 13,4%, Ganjar Pranowo 6,1%, Anies Baswedan 5,4%, Sandiaga Uno 3,1%, dan Ridwan Kamil 2,2%.

“Belum ada alternatif yang meyakinkan. Prabowo baru mendapat dukungan 13,4%, jauh di bawah Jokowi saat 3 tahun sebelum maju pilpres 2014 yakni di 30 persen,” imbuhnya.

Ini mengindikasikan peluang Prabowo di 2024 tak lebih baik dari peluang beliau di 2019 lalu. Responden lalu diberikan pertanyaan semi terbuka dengan 42 nama.

Kali ini Prabowo masih teratas dengan mencapai 20%. Anies mendapat 11,2%. Ganjar 8,8%. Lalu Sandiaga 5%, Ridwan Kamil 4,8%, Ahok 4,8%, AHY di 3,5%, dan Tri Rismaharini di atas 3,1%.

Ketika dilakukan simulasi 15 nama, Prabowo teratas namun tak naik signifikan karena hanya memperoleh 20,8%. Anies naik menjadi 13,1%. Ganjar naik ke 12%, Sandiaga 7,4%, Ridwan Kamil 6,7%, AHY 5,2%, Tri Rismaharini 5,2%.

Survei itu juga meneliti tingkat popularitas nama-nama calon tersebut. Ditemukan ada 7 nama yang sudah dikenal lebih dari 50% pemilih. Yakni Prabowo (96%), Sandiaga (83%), Anies (81%), AHY (66%), Ridwan Kamil (62%), Puan (61%), dan Ganjar Pranowo (54%).

Lalu dianalisis lebih jauh, bila pemilih tahu ketujuh nama tersebut, siapa yang akan mereka pilih? Sirajuddin mengatakan pilihan tertinggi jatuh pada Ganjar Pranowo (20,8%), kemudian Anies (15,7%), yang kurang lebih sama dengan Prabowo (14,2%), kemudian Ridwan Kamil (7,9%), Sandi (7,2%), AHY (2,9%), Puan (1,6%).

Sementara itu, berpindah ke mana suara pemilih Jokowi di top of mind? Bila ketujuh nama itu disimulasikan, ternyata berpindah paling banyak ke Ganjar (18,4%), kemudian Anies (15,2%), dan Ridwan Kamil (13,1%). Prabowo hanya di urutan kelima (9,2%).

“Analisis ini menunjukkan bahwa kualitas tahu yang paling baik dari responden ada pada Ganjar dan kemudian Ridwan Kamil,” imbuhnya.

Dalam analisis lebih lanjut, elektabilitas pada yang tahu tujuh calon berhubungan dengan penilaian pemilih atas kinerja pemerintah. Ganjar unggul pada pemilih menilai kinerja pemerintah Jokowi positif. Sebaliknya Anies unggul pada pemilih menilai kinerja pemerintah negatif.

Dalam analisis, bila jumlah calon semakin sedikit Prabowo cenderung semakin tidak kompetitif. Menurut Sirajuddin, Prabowo sementara paling atas karena ia sudah dikenal oleh hampir semua warga.

“Tapi kualitas kedikenalannya, yakni efek kedikenalan pada elektabilitas, lebih rendah dibanding sejumlah pendatang baru. Terutama Ganjar, Ridwan Kamil, dan Anies,” katanya.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Responden dipilih secara random dengan jumlah sebanyak 1220 dari seluruh Indonesia. Responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 1.064 atau 87%. Sebanyak 1.064 responden ini yang dianalisis.

Margin of error rata-rata dari survei dengan ukuran sampel tersebut sebesar ± 3,07% pada tingkat kepercayaan 95%. Penelitian dilaksanakan pada 28 Februari – 8 Maret 2021.[cal]

Pos terkait