BREAKINGNEWS

Tiga Hari usai Gempa, Jaringan TelkomGroup di NTT Pulih 100%

Tiga Hari usai Gempa, Jaringan TelkomGroup di NTT Pulih 100%
TelkomGroup menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) (Foto: Dok. Telkom)

Jakarta, MI - Layanan telekomunikasi dan konektivitas digital TelkomGroup di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali pulih 100 persen setelah terdampak gempa bumi. Seluruh layanan berhasil dipulihkan dalam tiga hari sejak penanganan dimulai.

Pemulihan ini menandai berakhirnya tahap perbaikan infrastruktur sekaligus dimulainya penguatan layanan untuk mendukung masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

“Kami bersyukur seluruh layanan kini telah kembali normal hanya dalam waktu tiga hari. Kecepatan pemulihan ini tidak terlepas dari kerja cepat seluruh tim TelkomGroup, serta kolaborasi erat dengan pemerintah, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat,” ujar Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Dian Siswarini dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Sejak hari pertama setelah gempa, TelkomGroup mengerahkan tim teknis untuk melakukan asesmen dan memperbaiki infrastruktur, terutama di sejumlah titik kritis yang membutuhkan penanganan segera.

Pemulihan juga ditopang sistem jalur cadangan jaringan atau link redundancy. Sistem ini memungkinkan jaringan utama tetap berfungsi meski sejumlah infrastruktur mengalami gangguan.

Telkom menyebut satu ruas kabel laut dan beberapa ruas fiber optik darat masih dalam pemeliharaan. Namun, kondisi tersebut tidak mengganggu layanan karena jalur cadangan telah dialihkan menjadi jalur utama untuk menjaga konektivitas tetap tersedia.

Di wilayah yang sulit dijangkau jaringan terestrial, TelkomGroup mengandalkan konektivitas satelit melalui Telkomsat. Sebanyak 17 titik konektivitas satelit tetap dioperasikan untuk memastikan komunikasi dan akses informasi masyarakat serta pihak yang menangani kondisi darurat.

TelkomGroup juga membuka akses internet gratis di sejumlah posko pengungsian dan lokasi Kantor Wilayah Telkom. Dukungan lainnya berupa Posko Siaga Bencana Telkomsel, kartu perdana SIMPATI dengan kuota, Paket Darurat Telkomsel, serta Hotline Tanggap Bencana yang beroperasi 24 jam dan dapat diakses gratis.

Fasilitas tersebut dibutuhkan masyarakat pascabencana, bukan hanya untuk berkomunikasi dengan keluarga, tetapi juga mengakses informasi dan mendukung koordinasi penanganan di lapangan.

Dukung Bantuan Kemanusiaan

Setelah jaringan kembali normal, TelkomGroup mengalihkan fokus pada pemulihan masyarakat. Dukungan kemanusiaan disalurkan di lima wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, dan Bima.

Bantuan mencakup bahan makanan dan sembako, kebutuhan bayi dan anak-anak, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno mengatakan pemulihan konektivitas akan berjalan beriringan dengan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

“TelkomGroup akan terus hadir melalui dukungan konektivitas dan bantuan kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, agar proses pemulihan dapat berjalan secara berkelanjutan,” tutur Nanang.

Dukungan juga akan diperluas untuk memenuhi kebutuhan posko pengungsian, termasuk dapur umum dan posko kesehatan.

Menurut Nanang, bantuan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup. Program ini diarahkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempercepat normalisasi kehidupan setelah bencana.

Dengan seluruh layanan telekomunikasi yang telah pulih, TelkomGroup memastikan masyarakat di wilayah terdampak kembali dapat mengandalkan konektivitas untuk berkomunikasi, mengakses informasi, dan mendukung proses pemulihan pascabencana.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Tiga Hari usai Gempa, Jaringan TelkomGroup di NTT Pulih 100% | Monitor Indonesia