Tega Cabuli Anak di Bawah Umur, Pengemis Diringkus Warga 

  • Whatsapp
Tega Cabuli Anak di Bawah Umur, Pengemis Diringkus Warga 
Jakarta-Monitorindonesia.com Seorang pengemis berinisial E warga Serang, Banten sempat menjadi bulan-bulanan warga usai mencabuli anak dibawah umur berinisial KN (7) dikawasan Koja, Jakut.

“Tersangka ini merupakan warga Serang, Banten yang sehari-hari merupakan pengemis keliling yang membawa beras seperti ini dipanggul dan ada uang,” kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi kepada wartawan, Rabu (17/2).

Nasriadi menuturkan, peristiwa bermula ketika pelaku berkeliling kampung untuk meminta sedekah dengan membawa kantong beras. Saat kondisi hujan pelaku melibat korban sedang mandi hujan.

“Ketika bertemu dengan korban yang sedang bermain di depan rumahnya, tersangka ini awalnya ingin meminta-minta ke rumah si korban tersebut,” jelas Nasriadi.

Menurut Nasriadi, kondisi lingkungan yang sepi lalu dimanfaatkan oleh pelaku untuk mencabuli korban.

Awalnya, pelaku membujuk rayu korban lalu pelaku membawa korban ke sebuah rumah kontrakan yang ada di lantai dua.

“Karena melihat keluarganya atau orangtua tidak ada di tempat, sehingga timbul niat tersangka untuk melakukan sesuatu terhadap korban,” ujar Nasriadi.

Nasriadi menuturkan, aksi bejad pelaku berhenti setelah orangtua yang mencari korban sambil berteriak-teriak memanggil nama korban.

Usai melakukan aksinya itu, pelaku melarikan diri dan ibu korban melaporkan ke pengurus RT dan pelaku ditangkap warga.

“Kita periksa dia (mengaku) pertama melakukan ini. Tapi kita akan ngecek profil pelaku di Serang, apakah yang bersangkutan pernah terlibat hal yang sama atau pernah terlibat tindak pidana lainnya, untuk menentukan apakah tersangka ini residivis atau tidak,” kata mantan Kapolsek Tamansari ini.

Pelaku dijerat dengan Pasal 82 UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (TAK)

Pos terkait