Jakarta, MI– Persaingan di pasar laptop premium kelas menengah semakin panas. Dell Technologies resmi meluncurkan generasi terbaru XPS 13, sebuah laptop yang secara terbuka diposisikan sebagai penantang serius MacBook Neo, produk terbaru Apple yang sukses mengguncang pasar sejak diperkenalkan pada Maret 2026.
Mengusung desain premium, bodi aluminium, layar sentuh beresolusi tinggi, serta bobot yang lebih ringan, Dell berupaya merebut perhatian pelajar, mahasiswa, dan pengguna profesional yang selama ini melirik ekosistem Apple.
XPS 13 terbaru dibanderol mulai US$699, sementara mahasiswa dapat membelinya dengan harga khusus US$599. Harga tersebut memang masih sedikit lebih tinggi dibanding MacBook Neo yang dijual mulai US$599 dan turun menjadi US$499 untuk kalangan pendidikan.
Meski demikian, Dell menawarkan nilai tambah yang tidak tersedia pada model dasar pesaingnya. XPS 13 sudah dibekali penyimpanan internal 512 GB, kapasitas yang setara dengan MacBook Neo versi US$699.
Dari sisi desain, Dell juga mengklaim unggul. XPS 13 memiliki ketebalan hanya 12,7 milimeter dengan bobot sekitar 2,2 pon, lebih ringan dibanding MacBook Neo yang memiliki berat 2,7 pon.
Laptop ini hadir dengan desain minimalis khas seri XPS, keyboard backlit, serta layar sentuh yang menjadi salah satu fitur pembeda utama dibanding MacBook Neo.
Peluncuran produk ini sekaligus menandai semakin agresifnya Dell dalam menantang dominasi Apple di segmen laptop premium terjangkau yang selama ini menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat.
Chief Operating Officer Dell, Jeff Clarke, bahkan secara terbuka mengakui keberhasilan Apple membuka pasar baru melalui MacBook Neo. Namun ia menegaskan Dell datang dengan produk yang menurutnya lebih unggul.
"Saya akan memberi mereka pujian. Ini produk yang bagus, dan ini memvalidasi pasar yang telah kita bicarakan. Perbedaannya adalah kami telah membangun sesuatu yang lebih baik," kata Clarke.
Kehadiran XPS 13 terbaru juga terjadi di tengah persaingan sengit industri komputer yang kini mulai memasuki era baru berbasis kecerdasan buatan (AI). Produsen besar seperti Dell, Apple, HP, hingga Nvidia berlomba menghadirkan perangkat yang lebih tipis, ringan, bertenaga, dan siap menjalankan fitur-fitur AI generasi terbaru.
Dengan kombinasi desain premium, layar sentuh, kapasitas penyimpanan besar, dan harga yang relatif kompetitif, Dell tampaknya tidak lagi sekadar mengikuti langkah Apple. Kali ini, perusahaan asal Texas tersebut secara terang-terangan mencoba merebut pasar yang selama ini menjadi wilayah nyaman MacBook.
Pertarungan Dell XPS 13 versus MacBook Neo pun diprediksi menjadi salah satu duel teknologi paling menarik di pasar laptop sepanjang 2026.**

