Kasus Covid-19 Fluktuatif, Tempat Wisata Di Ibukota Terancam Ditutup

  • Whatsapp
ziarah-dilarang-pemprov-dki
Ahmad Riza Patria [Foto-ayojakarta]

Monitorindonesia.com – Pemprov DKI Jakarta berpikir ulang untuk membuka tempat wisata di masa Libur Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Mengingat angka kasus Covid-19 masih fluktuatif, ditambah adanya kasus varian baru virus tersebut di Ibukota.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Pemprov DKI akan memutuskan soal pembukaan tempat wisata setelah melakukan kajian dan mendengarkan masukan dari pakar dan ahli terkait Kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Ya itu nanti, nanti kan semua keputusan yang diambil Pemprov itu mendengarkan para ahli, para pakar, para epidemiologi. semua usulan yang baik akan menjadi pertimbangan kita bersama,” ujar dia, Selasa (4/5/2021).

Hasilnya, lanjut Riza akan dibahas bersama dengan pemerintah pusat. Mengingat dalam menerapkan kebijakan, Pemprov DKI mengacu pada aturan pemerintah.

“Nanti kita akan bahas bersama Forkopimda, pemerintah pusat. Semua kita koordinasikan bersama dan kebijakan yang diambil merupakan keputusan terbaik,” papar Riza.

Adapun untuk lokasi yang saat ini masih dibuka seperti Taman Margasatwa Ragunan (TMR), menurut Riza, Pemprov DKI juga masih mempertimbangkan apakah akan ditutup atau dibuka namun dengan pembatasan. “TMR masih dibuka, tapi nantinya kita akan putuskan segera (apakah ditutup atau dibuka),” tandasnya. (Zat)

Pos terkait