Terbanyak di Jaksel, Disnakertrans Tutup Kantor Pelanggar Prokes

  • Whatsapp
Terbanyak di Jaksel, Disnakertran Tutup Kantor Pelanggar Prokes
Kadisnaker DKI Andri Yansah.[Ist]

Monitorindonesia.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansyah menjatuhkannya sanksi pada perusahaan yang melanggar Protokol kesehatan (prokes). Hal itu menyusul adanya lonjakan kasus virus Corona (Covid-19) lebih dari dua kali lipat.

“Perusahaan yang ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 21 perusahaan,” ujar Andri, di Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Dia memapparkan sebanyak 2.128 kantor yang ditutup sementara. Ada 2.107 kantor ditutup karena ada kasus COVID-19, sedangkan 21 kantor ditutup karena melanggar prokes.

“Untuk kantor yang ditutup karena kasus Covid terbanyak ada di Jakarta Selatan, yakni 820 perusahaan, sebanyak 650 di Jakarta Pusat, 270 di Jakarta Barat, 200 di Jakarta Utara, dan 167 kantor di Jakarta Timur,” terangnya.

“Sementara 21 kantor yang melanggar prokes terdiri atas 2 di Jakarta Pusat, 3 di Jakarta Utara, 4 di Jakarta Timur, dan 12 di Jakarta Selatan. Sementara itu,” ungkap Andri.

Ribuan kantor yang tutup sementara karena klaster Covid dan pelanggaran prokes itu dihimpun dari laporan 11 Januari sampai 23 April 2021. (Zat)

Pos terkait