Terlibat dalam Kasus Tanjungbalai, Golkar Diminta Ambil Sikap Terhadap Azis Syamsuddin

  • Whatsapp
paripurna-dpr-Azis Syamsuddin
Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin.

Monitorindonesia.com – Kasus dugaan suap Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri, AKP Stepanus Robin Patuju, menyeret nama Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Untuk itu, Partai Golkar diminta untuk segera mengambil sikap kepada Azis Syamsuddin atas tindakannya yang terlibat dalam dugaan suap tersebut.

Desakan ini disampaikan oleh Pengamat Politik Fernando Emas kepada wartawan di Jakarta, Minggu (25/4/2021), saat menanggapi keterlibatan Wakil Ketua DPR RI tersebut dalam pusaran kasus suap kepada penyidik dari lembaga anti-rasuah.

Bacaan Lainnya

“Kalau memang Golkar mendukung pemberantasan korupsi segera tarik Azis dari Wakil Ketua DPR RI sehingga KPK akan lebih leluasa mendalami keterlibatan Azis Syamsuddin,” kata Fernando.

Selain Golkar, Fernando menyarankan, agar Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI juga harus segera memanggil Azis Syamsuddin untuk diperiksa dan diambil keputusan. MKD, menurut dia, sudah harus mengambil keputusan terberat terhadap Pimpinan DPR RI Koordinatoriat bidang Politik dan Keamanan (Polkam) itu.

“Yaitu pemecatan karena sudah membantu pihak yang berpotensi berperkara di KPK dengan penyidik KPK dengan tujuan untuk menghentikan penyidikan atas Walikota Tanjung Balai,” tegasnya.

Sebab Fernando menilai, sebagai pimpinan DPR, Azis Syamsuddin seharusnya membantu KPK dalam mencegah dan memberantas korupsi. Bukan malah ikut membantu untuk untuk lolos dari jeratan hukum atas penyalahgunaan jabatan.

“Apa yang dilakukan oleh Azis merupakan pelanggaran berat karena turut serta terlibat menghalangi pemberantasan korupsi. Juga telah melanggar etika Dewan,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyinggung nama Azis Syamsuddin dalam pengungkapan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Stepanus Robin Pattuju.terhadap Wali Kota Tanjungbalai Syahrial. Azis diduga menjembatani pertemuan antara Robin dengan Syahrial di rumah dinasnya di Jakarta Selatan.

Azis mengenalkan Robin karena Syahrial sedang berperkara pada salah satu kasus korupsi yang ditangani KPK. Pertemuan itu dimaksud agar Robin menutup kasus yang menjerat Syahrial di KPK. (Ery)

 

Pos terkait