Tewaskan Dua Guru, Ketua MPR Minta Aparat Kejar KKB Papua

  • Whatsapp
Bamsoet Pemerintah Antisipasi RS Covid-19
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. [Dok MI]

Monitorindonesia.com – Rangkaian kekerasan terus terjadi di wilayah pegunungan Papua, terutama di Kabupaten Puncak. Kejadian terkini, penembakan yang menewaskan seorang pengemudi ojek di Kampung Eromaga, Distrik Omikia, Kabupaten Puncak.
Sebelumnya kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan pembakaran dan penembakan di Kampung Julukoma yang menyebabkan dua orang guru meninggal dunia.

Menanggapi hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta aparat TNI-Polri untuk terus melakukan pengejaran serta melakukan tindakan tegas terukur terhadap KKB tersebut. Hal ini perlu dilakukan segera agar tidak terjadi lagi kasus-kasus penembakan yang meresahkan masyarakat khususnya warga di kota Illaga.

Bacaan Lainnya

“Saya minta aparat TNI-Polri untuk terus berupaya mempersempit ruang gerak KKB sampai pada titik terlemahnya menyerahkan diri ke NKRI. Dengan begitu, kondisi dan situasi Papua dapat kembali kondusif,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Aparat juga dapat melibatkan Badan Intelijen Nasional (BIN), mengingat informasi yang disampaikan BIN, sangat dibutuhkan dalam penyusunan langkah dan strategi penumpasan gerakan KKB di Papua.

Ia juga TNI-Polri untuk meningkatkan kewaspadaan, penjagaan, dan keamanan di setiap objek vital di Papua termasuk di lingkungan penduduk. HAl itu untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar sekaligus mengantisipasi terjadinya serangan-serangan teror yang dilakukan KKB.

“Kepada seluruh masyarakat di Kota Ilaga, Papua agar membatasi aktivitas dan tidak keluar dari Kota Ilaga guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandas Bamsoet.[ben]

Pos terkait